TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Prakiraan Gerak Pasar Saham

Agus Haryanto
19 October 2020 | 08:16
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Hingga sesi penutupan perdagangan saham di Senin (19/10/2020), indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan bergerak flat.

Demikian hasil riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via samuel.co.id, di Jakarta, hari ini.

Dalam riset diperlihatkan bahwa pasar saham Amerika, Jumat lalu, secara harian bergerak mixed dengan penguatan 0,4% pada index Dow Jones, pelemahan 0,38% pada index Nasdaq dan S&P 500 bergerak flat di 0,02%. Pergerakan tersebut merefleksikan perkembangan stimulus fiskal yang saat ini masih terhenti pembahasannya. Untuk pasar AS diperkirakan masih akan cenderung bergerak flat dan investor masih akan wait and see terhadap pemilu AS pada 3 November mendatang dan perkembangan vaksin Covid-19.

Dari perkembangan vaksin, ada sentimen positif dari Pfizer Inc yang berencana untuk mengajukan izin edarnya di AS pada awal November. Namun, beberapa perusahaan dikabarkan menghentikan uji coba pengobatan tahap akhir vaksinnya seperti Eli Lilly dan Johnson & Johnson yang menghentikan uji cobanya dengan alas an efek samping yang belum bisa dijelaskan secara medis.

Di Indonesia sendiri perkembangan kasus harian Covid-19 terlihat sudah mulai melandai dengan penambahan 4.105 kasus pada hari Minggu (Sabtu: 4.301) dan case closed sebesar ~82.3%. Namun jumlah penambahan kasus Covid-19 ini nampaknya belum merefleksikan cluster perumahan dari aksi demo omnibus law. Saat ini akumulasi terkonfirmasi berjumlah 361.867 kasus dengan 64.032 kasus aktif (17,7% dari terkonfirmasi).

Hari Jumat lalu IHSG bergerak flat -0.03% namun secara mingguan ditutup menguat +0.99% ke level 5,103. Hal ini seiring deng0.an sentimen positif yang berasal dari dalam negeri yaitu sentimen dari RUU Cipta Kerja, merger bank Syariah bumn dan rencana pembuatan pabrik baterai. Untuk pekan ini nampaknya sentimen penggerak pasar masih cenderung sama dengan sentimen pekan lalu. “IHSG hari ini kami perkirakan cenderung bergerak flat dan investor masih akan melakukan wait and see,” demikian tersebut.

BACA JUGA:   Bank Mayapada Lunasi Obligasi Rp255,80 Miliar

Foto: Rendy MR

Previous Post

Bandara Ngurah Rai Raih Sertifikat Inisiasi Koridor Sehat dari IIAC

Next Post

Saham Grup BRI Direkomendasikan Hari Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR