TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Di Tengah Pandemi, Laba BTN Melejit 39,72%

Busthomi
22 October 2020 | 18:58
rubrik: Capital Market, Finance
BTN Hari Ini Terbitkan Obligasi Rp 5 Triliun

Menara BTN. FOTO: RMOL

Jakarta, TopBusiness – Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus bersinar, kendati masih di tengah pandemic Covid-19 ini. Tercatat, hingga akhir kuartal III-2020, emiten bank pelat merah dengan kode saham BBTN ini meraih prestasi sangat positif dengan perolehan laba bersih yang melesat di level 39,72% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Dengan begitu, dalam sembilan bulan pertama di tahun ini, Perseroan tercatat mencetak laba senilai Rp1,12 triliun. Angka tersebut berarti naik dari Rp801 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, berbagai langkah penguatan yang telah dilakukan oleh perseroan mulai menunjukkan hasil positif. Bank BTN, lanjutnya, telah melakukan penguatan di sisi kualitas aset, likuiditas, permodalan, bisnis, hingga langkah efisiensi.

“Di tengah tekanan akibat pandemi, kenaikan laba bersih Bank BTN menjadi bukti strategi yang kami lakukan berada pada jalur yang tepat. Hingga akhir tahun nanti, kami optimistis target laba bersih akan tercapai,” jelas Pahala pada acara Paparan Kinerja Bank BTN Kuartal III-2020 di Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Laporan keuangan emiten bank yang fokus di penyaluran Kredit Perumahan Rakyat (KPR) itu menunjukkan laba bersih perseroan ditopang oleh penurunan beban bunga dan efisiensi. Beban bunga BTN tercatat turun 3,49% yoy menjadi Rp11,95 triliun per kuartal III-2020.

Penurunan beban bunga tersebut ditopang oleh aksi korporasi dalam pemangkasan dana mahal. Pemangkasan tersebut mampu menekan Cost of Fund (CoF) hingga 70 basis poin (bps) sejak akhir 2019 lalu. Juga, strategi efisiensi yang dilakukan Bank BTN juga sukses menekan angka Cost to Income Ratio (CIR). Sehingga, pada September 2020, CIR BTN turun 141 bps dari 57,13% pada September 2019 menjadi 55,72%.

BACA JUGA:   Cetak Laba Bersih Rp855,63 M, Kinerja Jasa Marga di Semester I-2021 kian Mulus

Di samping sukses mencatatkan penurunan beban bunga dan meningkatkan efisiensi, perseroan  tetap mencatatkan  kenaikan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK). Bank BTN mencatatkan Dana Pihak ketiga (DPK) naik 18,66% yoy dari Rp230,35 triliun per kuartal III-2019 menjadi Rp273,33 di periode yang sama tahun ini.

Kenaikan DPK tersebut juga ikut menekan Loan to Deposit Ratio (LDR) ke level 93,26% di kuartal III-2020. Perolehan positif DPK juga memperkuat Liquidity Coverage Ratio (LCR) perseroan di level 178,40% per kuartal III-2020 atau naik dari LCR di kuartal III-2019 sebesar 131,12%.

Sementara itu, Bank BTN juga mencatat permodalan perseroan meningkat. Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan tercatat sebesar 18,95% pada September 2020, naik dari 16,88% di bulan yang sama tahun lalu. Peningkatan ini juga turut membuka ruang gerak yang lebih luas bagi Bank BTN untuk melakukan fungsi intermediasinya.

Rasio kinerja Bank BTN per kuartal III-2020

Di samping itu, BBTN pada kuartal III-2020 telah menyalurkan kredit dan pembiayaan senilai Rp254,91 triliun. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi terpantau menjadi penopang utama penyaluran kredit BBTN.

Per kuartal III-2020, BBTN telah memberikan KPR Subsidi senilai Rp116,32 triliun atau naik 4,19% yoy dari Rp111,64 triliun. Bank BTN juga telah menyalurkan KPR Non-subsidi senilai Rp80,18 triliun per kuartal III-2020 itu.

“Dengan nilai tersebut, perseroan secara total telah menyalurkan KPR sebesar Rp196,51 triliun atau naik 1,39% yoy dari Rp193,8 triliun di kuartal III-2019,” kata Pahala.

Dengan demikian, Bank BTN mencatat telah menyalurkan kredit dan pembiayaan di segmen perumahan sebesar Rp231,34 triliun per kuartal III-2020. Pada segmen kredit non-perumahan, Bank BTN mencatatkan pemberian kredit senilai Rp23,57 triliun per kuartal III-2020. Dengan kinerja tersebut, BBTN mencatatkan posisi aset sebesar Rp356,97 triliun atau naik 12,89% yoy dari Rp316,21 triliun pada kuartal III-2019.

BACA JUGA:   RUPST WIFI Sepakati Bagi Dividen Rp4,72 Miliar

Pahala juga menjelaskan pada kuartal III/2020, Bank BTN  tetap mampu menjaga kualitas aset. Meski tekanan akibat pandemi belum mereda, perseroan berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah (Non-performing Loan/NPL) net di level 2,26% dari posisi pada bulan yang sama tahun sebelumnya yang berada pada  level 2,33%.

Sejalan dengan komitmen perseroan meningkatkan kualitas aset, Bank BTN juga terus memupuk coverage ratio. Per September 2020, BTN mencatatkan coverage ratio di level 111,36% atau melesat dari 52,67% di bulan yang sama tahun lalu.

Foto: Screenshot TopBusiness

Tags: bank BTNBBTNkinerja keuanganlaba bersihpahala mansurysektor perbankansektor perumahan
Previous Post

Kuartal III, Laba Emiten Digital Ini Meroket 235,7%

Next Post

Target BTN, Jadi Best Mortgage Bank di ASEAN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR