Jakarta, TopBusiness—Perusahaan properti pergudangan yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni PT Bumi Benowo Sukses Sejahtera, Tbk., pada siang ini mengumumkan keterbukaan informasi untuk investor atau pun otoritas bursa saham itu.
Direktur Utama Bumi Benowo Sukses Sejahtera, Felix Soesanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggunakan sebagian dana hasil IPO (initial public offering). Adapun tanggal IPO tersebut, pada 31 Maret 2020, dengan dana yang didapat di Rp 149,33 miliar setelah dikurangi sejumlah biaya.
Dijelaskannya, per 30 September 2020, Bumi Benowo menggunakan dana senilai Rp 130,61 miliar untuk akusisi lahan.
Maka, kata Felix, dana hasil IPO tersebut tersisa Rp 18,72 miliar. “Kami belum menggunakan dana hasil IPO untuk modal kerja senilai Rp 18,72 miliar,” kata dia.
Berdasarkan data transaksi di bursa saham tersebut, pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, saham Bumi Benowo (BBSS) di harga Rp 119 per lembar atau menurun Rp 1. Sampai waktu tersebut, saham BBSS ditransaksikan pada volume 2.800 unit.
Sumber Ilustrasi: Istimewa
