Jakarta, TopBusiness – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), distributor BBM, bahan kimia dasar dan penyedia layanan logistik & supply chain di Indonesia sekali lagi dapat mempertahankan kinerja yang kuat di tengah situasi pandemi selama 9 bulan 2020.
Pertumbuhan laba neto perseroan semakin meningkat di kuartal III-2020 itu, yakni tumbuh positif sebesar 31% dari tahun sebelumnya mencapai Rp685 miliar.
Pada laporan keuangan AKRA hingga akhir September 2020 itu, semua marjin tercatat meningkat. Laba bruto tumbuh sebesar 15%, laba usaha sebesar 26% dan laba neto sebelum hak minoritas sebesar 31%, dan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp665 miliar.
Pencapaian ini didorong oleh kontribusi positif dari semua segmen bisnis perseroan, pengendalian yang ketat atas beban operasional, pengelolaan modal kerja yang ketat, dan leverage yang rendah.
Haryanto Adikoesoemo, Presiden Direktur AKRA menyatakan, AKRA menghasilkan kinerja yang sangat kuat di tengah situasi covid-19 ini tanpa gangguan dan memastikan pengiriman bahan bakar juga bahan baku ke pelanggan industri perseroan di seluruh Indonesia.
“Kami dengan senang hati melaporkan kinerja yang kuat yang didorong oleh pertumbuhan yang volume yang kuat pada segmen BBM dan kontribusi dari segmen bisnis lainnya. Selama 9 bulan AKR mengelola risikonya secara efektif, meskipun terjadi fluktuasi harga minyak dan produk kimia yang signifikan; perseroan juga melaporkan kontribusi positive dari Kawasan industri JIIPE di Gresik, Jawa Timur,” kata Haryanto, di Jakarta, Senin (26/10/2020).
Pihaknya akan terus mempertahankan momentum pertumbuhan perseroan, tetapi tetap memperhatikan dampak COVID terhadap pertumbuhan ekonomi dan permintaan bahan baku juga bahan bakar.
Dengan Neraca AKR tetap kuat ditopang oleh rasio gearing yang rendah 25% untuk periode sembilan bulan pertama di tahun ini, arus kas operasi meningkat. Untuk itu ke depan, pihaknya pun semakin optimis apalagi dengan adanya UU Omnibus Law Cipta Kerja akan meningkatkan investasi, lapangan kerja, dan kesejahteraan secara keseluruhan di Indonesia. Sehingga akan membantu menghidupkan kembali aktivitas industri juga permintaan dari investor domestik dan asing untuk kawasan Industri.
“Kami juga terus bekerja sama dengan mitra kami dan juga otoritas pemerintah untuk meningkatkan konektivitas, menyelesaikan perluasan fasilitas pelabuhan di JIIPE dan meningkatkan kemudahan berbisnis. Kami yakin hal ini akan meningkatkan daya tarik JIIPE bagi investor domestik dan asing,” pungkas dia.
Foto: Istimewa
