Jakarta-Thebusinessnews PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) mencatatkan kontrak baru hingga akhir Mei 2015 sebesar Rp4,6 triliun. Realisasi kontrak baru tersebut diraih mayoritas berasal dari lini bisnis konstruksi sebesar 89% sedangkan sisanya sebesar 11% merupakan proyek bisnis lainnya.
“Berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru terdiri dari Swasta/lainnya sebanyak 44%, BUMN tercatat 20% sementara APBN/APBD sebesar36%.” terang Sekretaris perusahaan PT Adhi Karya Tbk, Ki Syagolang Permata dalam siaran persnya 18 Juni 2015.
Realisasi kontrak baru di bulan Mei 2015 antara lain proyek pembangunan Jalan Tol Bawen – Solo Paket 3.1 sebesar Rp412,8 miliar, proyek Jalan Bima Palima – Pakupatan Serang sebesar Rp221,5 miliar, proyek RSUD Al Ikhsan Gedung A tahap I Bandung sebesar Rp139,8 miliar dan proyek-proyek lainnya.
Untuk kinerja ADHI di tahun 2015, target perolehan kontrak baru sebesar Rp18,7 triliun, dimana lini bisnis jasa konstruksi ditargetkan meraih perolehan kontrak baru sebesar Rp16,1triliun, lini bisnis EPC sebesar Rp460,1 miliar, pada lini bisnis Properti Realti sebesar Rp1,7 triliun, dan lini bisnis precast concrete Rp389,4 miliar. Sedangkan dari jenis pekerjaan, proyek gedung diperkirakan sebanyak 39%, jalan dan jembatan sebesar 34% dan sisanya adalah proyek infrastruktur lainnya. Total pendapatan usaha di tahun 2015 direncanakan sebesar Rp13,8 triliun, dan Laba Bersih di tahun 2015 ditargetkan sebesar Rp504,7 miliar. (Dadang Subur )
