Serikat Pekerja Pertamina Tuntut 100 Persen Kelola Blok Mahakam
Jakarta – Thebusinessnews, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengubah keputusannya terkait pengelolaan Blok Mahakam. Pasalnya, Pertamina tidak 100 persen mengelola Blok Mahakam tersebut.
Presiden FSPPB, Eko Wahyu Laksmono, menjelaskan tuntutan ini merupakan bentuk kekecewaan pekerja terhadap ketidakberpihakan pemerintah terhadap Pertamina terkait pengelolaan blok migas tersebut.”Kami minta Jokowi segera mengoreksi keputusan share down Blok Mahakam yang menjadikan pertamina tidak 100 persen mengelola,” paparnya di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2015
Senada dengan Eko, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Faisal Yusra menambahkan saat ini Pertamina hanya menguasai 15 persen migas di Indonesia, sementara sisanya dikuasai pihak lain yang mayoritas dimiliki asing.
Dia menyebutkan, tuntutan ini bukan semata-mata kepentingan perseroan, melainkan kepentingan negara dan bangsa. Supaya nantinya blok-blok yang dikuasai asing bisa berpindah ke perusahaan negara.”Sebab itu kita tidak berdaulat dalam bidang energi. Untuk meningkatkan penguasaan yang dalam rangka pembangunan kedaulatan nasional, ini jadi hal penting bagi bangsa ini dalam perjuangan penguasaan blok migas,” tandasnya.( Dadang Subur )
