Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (09/11/2020) diproyeksikan bergerak naik.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa, Jumat lalu ditutup cenderung flat namun dengan volatilitas yang tinggi di pasar saham Amerika. Secara harian, index Dow Jones ditutup melemah 0,23%, S&P 500 0,02% dan Nasdaq plus 0,04%. Sentimen utama yang akan menjadi penggerak pasar adalah terpilihnya Joe Biden sebagai presiden baru. Hal tersebut akan membuat pasar cenderung menguat seiring dengan kemungkinan stimulus akan cair lebih cepat.
Dari dalam negeri, kasus harian Covid-19 kembali naik, pada hari Minggu bertambah 3.880 kasus baru (Sabtu 4.262) dan sembuh 3.881 pasien. Total kasus kumulatif saat ini sudah sebanyak 437.716 kasus dengan total pasien yang sembuh ada 368.198 pasien dan tingkat kesembuhan 84%. PSBB transisi DKI Jakarta kembali diperpanjang hingga 22 November.
IHSG pada hari Jumat ditutup menguat secara harian positif 1,43% dan secara mingguan 4,31% pada pekan lalu ke level 5.335. Dari dalam negeri, yang dapat diperhatikan pada hari ini ada rilis data index keyakinan konsumen (prev: 83,4).
Pagi ini pasar regional dibuka mengut dengan Kospi positif 0,11% dan Nikkei 0,91%. “Saat ini yang menjadi perhatian utama pasar adalah kemenangan Joe Biden sebagai persiden baru AS, IHSG diprediksikan bergerak menguat,” demikian tersebut.
Foto: Rendy MR
