Jakarta, TopBusiness – Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan bergerak ke zona hijau kembali. Pasalnya, Indeks masih berada di tren positifnya lantaran masih ditopang banyak sentiment positif.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan akhir pekan kemarin IHSG berhasil ditutup menguat signifikan 1.43% di level 5335.53. Dan pada perdagangan awal pekan ini, berdasarkan indikator, MACD, stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.
“Apalagi di sisi lain, terlihat juga pola three outside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekatnya,” tutur Nafan dalam daily report-nya, di Jakarta, Senin (9/11/2020).
Dengan kondisi demikian, berdasarkan rasio fibonacci, maka laju support maupun resistance IHSG akan berada pada kisaran 5293.98 hingga 5380.54.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– MDKA, dengan daily (1935). RoE: 13.36%; PER: 38.72x; EPS: 49.98; PBV: 5.17x; Beta: 0.51. Terlihat pola long black opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 1935 – 1990, dengan target harga secara bertahap di level 1870 dan 1775. Resistance: 2000 & 2120.
– MIKA, dengan daily (2500). RoE: 13.51%; PER: 50.68x; EPS: 49.33; PBV: 6.87x; Beta: 0.54. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2470 – 2500, dengan target harga secara bertahap di level 2580 dan 2850. Support: 2430 & 2300.
– SILO, dengan daily (4940). RoE: -1.10%; PER: -121.48x; EPS: -40.67; PBV: 1.36x; Beta: 0.14. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4900 – 4940, dengan target harga secara bertahap di level 5100, 5200, 5275 dan 5625. Support: 4780.
– TBIG, dengan daily (1505). RoE: 14.68%; PER: 34.28x; EPS: 43.91; PBV: 5.02x; Beta: 1.13. Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level 1505 – 1575, dengan target harga secara bertahap di level 1450 dan 1410. Resistance: 1600.
– WSKT, dengan daily (750). RoE: -8.66%; PER: -4.66x; EPS: -161.04; PBV: 0.40x; Beta: 2.86. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 740 – 750, dengan target harga secara bertahap di level 755, 800 dan 900. Support: 740 & 695.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
