Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia pada penutupan perdagangan Selasa (10/11/2020) mengalami lompatan. Indeks komposit Jakarta ini mengalami peningkatan poin sebanyak 106,73 poin, atau setara dengan 1,99 persen ke posisi 5.462,739, sebab peningkatan harga minyak mentah dunia.
Pelaku pasar modal semakin percaya diri dengan ekspektasi ke depan, menyusul pernyataan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, soal peningkatan konsumsi domestik. Konsumsi di level -4% (yoy), konsumsi pemerintah bahkan sudah mengalami positif menjadi 9,8% dari sebelumnya -6,9%. Dengan begitu diproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2020 menjadi -1,7% sampai -0,6% year-on-year (yoy). 2021, tumbuh 5,0% yoy.
Beberapa sektor pembentuk indeks, semisal, finance terangkat hingga 3,94 persen, diikuti industri dasar dan aneka masing-masing sebesar 2,42 dan 2,26 persen.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung marak dengan volume mencapai 16.140.651.917 unit saham dan frekuensi 1.048.619 kali transaksi senilai Rp 15,422 triliun.
Foto: Rendy MR
