Jakarta, TopBusiness—Survei yang dilakukan oleh Wall Street Journal menunjukkan lebih dari 75% ekonom berekspektasi The Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga.
Dari situ, sebanyak 26 dari 46 ekonom memerkirakan bahwa The Fed baru menurunkan suku bunga di September 2019.
Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia, dalam riset harian yang dipublikasikan pagi ini, menjabarkan bahwa hanya dua ekonom yang memprediksi penurunan itu dimulai Juni 2019 ini.
Dan ada 18 ekonom yang memerkirakan penurunan itu berlangsung Juli 2019.
Penurunan bunga tersebut, menurut tim riset itu, juga didukung dari sisi ketenagakerjaan. Angka pengangguran di Amerika Serikat (AS) tercatat meningkat 222.000 dalam pekan yang berakhir pada 9 Juni 2019.
Angka tersebut di atas estimasi ekonom (survei Bloomberg) yang mencapai 215.000, memberikan sinyal terus melemahnya bursa ketenagakerjaan AS.
Sementara dari sisi lain, AS menuduh Iran atas serangan dua kapal tanker di Gulf of Oman kemarin, dengan alasan untuk mengacaukan jalur perdagangan minyak.
Hal ini membuat harga minyak naik cukup tajam, di mana Brent Crude meningkat 2.32% dan West Texas Intermediate meningkat 1.86%.
(Adhito)
