TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ini Investasi Properti Besutan DBS-Manulife

Achmad Adhito
11 November 2020 | 08:16
rubrik: Business Info
Dicari, Investor Hilir Industri Elektronik

Ilustrasi Investasi untuk pertumbuhan bisnis. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Memenuhi kebutuhan proteksi dan investasi para nasabah di tengah kondisi pandemi, PT Bank DBS Indonesia dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia meluncurkan Manulife Dana Investasi Real Estat Asia Pasifik Dollar (MDIREAPD), sebuah pilihan dana investasi khusus untuk produk unit link yang ditempatkan di sektor properti Asia Pasifik.

“Nasabah menggali beragam cara untuk mengoptimalkan perencanaan keuangan mereka guna menghadapi pasar yang semakin bergejolak dan ketidakpastian saat ini. Dengan MDIREAPD, nasabah Bank DBS Indonesia dapat melakukan diversifikasi aset propertinya dengan tetap menikmati perlindungan asuransi jiwa,” kata Paulus Sutisna, Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia, dalam keterangan pers yang diterima pagi ini oleh Majalah TopBusiness.

“Dengan menciptakan produk baru ini bersama Manulife Indonesia, kami memberikan kesempatan kepada nasabah untuk mendapatkan benefit dari beragam jenis aset real estat, fungsi, dan lokasi properti di seluruh kawasan Asia-Pasifik, dengan jumlah modal awal yang fleksibel,” ujar dia.

Ryan Charland, Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia mengatakan, “Manulife Indonesia dan Bank DBS Indonesia tetap berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan finansial keluarga Indonesia yang terus berubah. Kami menawarkan MIDREAPD sebagai cara bagi nasabah unit-linked kami untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan di sektor properti di Asia-Pasifik dan menjaga tujuan keuangan dan impian-impian masa depan mereka berjalan sesuai dengan yang diharapkan.”

Dijelaskannya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia terkontraksi hingga minus 5,32% pada kuartal II/2020. Selain itu, BPS juga menyebutkan ada tujuh sektor dari 17 sektor lapangan usaha, yang masih tumbuh positif secara tahunan. Sektor real estat atau properti dan jasa keuangan adalah dua sektor yang termasuk dalam pertumbuhan positif di tengah pandemi.

BACA JUGA:   IOG e-Commerce Dukung Capaian Target Produksi dan Pelaku Usaha Lokal

Sumber Foto Ilustrasi: Istimewa

Tags: dana investasi real estatdbsDIREmanulife indonesia
Previous Post

IHSG Rawan Profit Taking

Next Post

Potensi IHSG Masih Terlihat Bullish Lanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR