TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masih di Trek Menanjak, 5 Saham Ini Layak Koleksi

Busthomi
16 November 2020 | 07:55
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih diproyeksi akan melanjutkan penguatannya. Hal ini tak lepas dari sentiment positif yang masih banyak menopang Indeks.

Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M.Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan Jumat (13/11/2020) lalu, IHSG berhasil ditutup menguat 0.04% di level 5461.06. Dan pada perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD, stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.

“Di sisi lain, juga masih terlihat beberapa pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tutur Nafan di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Dengan kondisi tersebut, Nafan memproyeksi berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance IHSG akan berada pada rentang 5381.95 hingga 5529.96.

Untuk itu, berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor:

– ANTM, dengan daily (1170). RoE: 5.82%; PER: 25.42x; EPS: 46.43; PBV: 1.48x; Beta: 2.02. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10, sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1155 – 1175, dengan target harga secara bertahap di level 1210 dan 1500. Support: 1140 & 1060.

– BMRI, dengan daily (6250). RoE: 9.70%; PER: 15.13x; EPS: 404.85; PBV: 1.47x; Beta: 1.61. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6050 – 6250, dengan target harga secara bertahap di level 6350, 6575 dan 7550. Support: 6050 & 5600.

BACA JUGA:   IHSG Masih di Kans Rebound, Saham Ini Layak Koleksi

– ELSA, dengan daily (230). RoE: 6.92%; PER: 6.44x; EPS: 35.72; PBV: 0.45x; Beta: 1.54. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 224 – 230, dengan target harga secara bertahap di level 244, 254, 260 dan 290. Support: 200 & 194.

– LPCK, dengan daily (900). RoE: 7.43%; PER: 2.99x; EPS: 302.44; PBV: 0.22x; Beta: 2.25. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 885 – 900, dengan target harga secara bertahap di level 945, 1005 dan 1080. Support: 730.

– TLKM, dengan daily (2990). RoE: 18.22%; PER: 13.37x; EPS: 224.40; PBV: 2.43x; Beta: 0.7. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 2950 – 2990, dengan target harga secara bertahap di level 3060, 3320 dan 3580. Support: 2950 & 2860.

Foto: Rendy MR (TopBusiness)

Tags: analisihsgpasar modalproyeksi ihsg
Previous Post

62 Tahun, Kiprah Batan Bangun Iptek Nuklir guna Kesejahteraan Masyarakat

Next Post

IHSG Rawan Profit Taking

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR