TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diproyeksikan Mengalami Penguatan

Agus Haryanto
25 November 2020 | 08:30
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (25/11/2020) diproyeksikan mengalami penguatan.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui site samuel.co.id, di Jakarta, menyatakan bahwa bursa saham Amerika pada perdagangan semalam kembali menguat dengan indeks dow melewati level psikologis 30.000. Pada penutupan perdagangan kemarin, dow naik 1,54%, S&P500 1,62% dan Nasdaq terangkat 1,31%. Penguatan terjadi dengan semakin banyaknya calon vaksin Covid-19 yang diklaim mempunyai tingkat keefektifan lebih dari 90%.

Vaksin yang dikembangkan AstraZeneca diklaim mempunyai tingkat efektif 90% dengan catatan pemberian suntikan pertama sebesar setengah dosis, dan suntikan selanjutnya sebesar 1 dosis. Vaksin yang dikembangkan AstraZeneca ini disebut lebih murah dibanding buatan Pfizer dan Moderna serta tidak memerlukan fasilitas penyimpanan ultra dingin.

Selain itu, Sputnik V buatan Rusia juga diklaim memiliki 95% tingkat keefektifan. Semakin banyaknya calon vaksin yang efektif tersebut membuat outlook ekonomi 2021 lebih cerah sehingga membuat investor terus masuk di pasar saham. Di sisi lain, tensi politik AS yang cenderung mereda membuat investor lebih yakin untuk berinvestasi.

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 4.192 dari jumlah test sebesar 27.768 spesimen (15,1% positive rate), kasus sembuh sebesar 2.927 kasus. Case closed mencapai 87,2%.

“Hari ini IHSG diperkirakan berpotensi menguat kembali, sejalan dengan penguatan bursa global. Para pelaku pasar juga akan menunggu rilis data penjualan motor di Indonesia, serta nanti malam menunggu data Klaim Pengangguran dan data Pengeluaran Konsumsi Pribadi di AS,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA:   BEI Kembali Perdagangkan POLU
Previous Post

Kapolri Buka IT Road Safety Expo 2020

Next Post

FIFGROUP Gelar Program Recruitment Partner Digital Forum Untuk Menjaring Karyawan Unggul Berkualitas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR