TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tol JTTS Prioritaskan Keamananan dan Kenyamanan

Albarsyah
30 November 2020 | 08:46
rubrik: BUMN
Tol JTTS Prioritaskan Keamananan dan Kenyamanan
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness – Sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang mendapatkan mandat dari  pemerintah untuk membangun dan mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), PT  Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berkomitmen memberikan pelayanan yang optimal  dengan memprioritaskan keamanan dan kenyamanan dalam segala aspek pengoperasian pada  seluruh jalan tol yang dikelola.

Dari sisi pelayanan, Hutama Karya juga memastikan bahwa jalan tol yang memliki trafik lalu lintas yang sepi tidak berarti jalan tol tersebut memiliki pengamanan yang kurang. Sejauh ini, jalan tol yang dikelola Hutama Karya telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM)  sesuai Peraturan Menteri PU Nomor 16/PRT/M/2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Jalan  Tol.

Adapun terkait dengan keamanan, perusahaan telah menyediakan 636 Unit CCTV yang tersebar di sepanjang JTTS yang berada setiap satu kilometer dengan memiliki kamera dua arah sehingga dapat mencakup seluruh aktivitas yang terjadi di jalan tol dan selalu dipantau oleh petugas selama 24 jam penuh melalui Command Center, baik yang berada di setiap ruas tol maupun yang berada di kantor pusat dengan menggunakan sistem terintegrasi. Dalam sistem  yang sudah terintegrasi tersebut, terdapat fitur yang dapat mendeteksi, apabila terdapat  peringatan dari tiap ruas tol dan petugas akan langsung merespon keluhan dengan response  time maksimal 5 menit.

Selain itu, Hutama Karya juga telah menyiapkan 435 petugas layanan  pengamanan siaga selama 24 jam untuk melakukan pengawasan di sepanjang JTTS.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Muhammad Fauzan, mengatakan bahwa keamanan dan keselamatan pengguna jalan adalah prioritas bagi  perusahaan. Dalam mengantisipasi adanya kejahatan dan untuk memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan tol, Hutama Karya selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian daerah setempat. “Demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, kami telah bekerjasama dengan kepolisian daerah setempat dalam pengamanan jalan tol yang kami kelola. Kami yakin dengan kinerja kepolisian selama ini dapat membantu mengawasi keamanan dan  keselamatan pengguna jalan yang melintas di JTTS,“ tegas Fauzan.

BACA JUGA:   16.000 Investor Reksadana Mandiri Kelak Bisa Internet Banking

Lebih lanjut Fauzan juga mengatakan bahwa hingga saat ini perusahaan belum pernah  menerima laporan secara resmi terkait tindak kejahatan yang terjadi di JTTS. “Sampai saat ini  kami belum pernah menerima laporan resmi dari pengguna jalan tol terkait dengan begal  ataupun rampok. Jika selama ini terdapat pemberitaan akan hal tersebut, masih berita yang simpang siur dan setelah diselidiki oleh pihak kepolisian, hanya kesalahpahaman saja atau bahkan belum ditemukan kebenarannya.” jelasnya.

Sementara itu, Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri, Kombes Pol Arman Achdiat, SIK, M.Si dalam diskusi daring Webinar “Jalan Tol Trans Sumatera membawa Peradaban dan  Perilaku Baru” pada hari Rabu (25/11) lalu menyampaikan bahwa pentingnya mewujudkan  keselamatan berkendara dan untuk menurunkan fatalitas kecelakaan termasuk dalam UU No.  22 Tahun 2009 yang didalamnya membahas pentingnya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. “Penting bagi kita untuk mengupayakan kesadaran masyarakat bahwa lalu lintas adalah sarana yang dapat menimbulkan kematian apabila masyarakat tersebut tidak memahami  tanggung jawab berkendara. Melihat kondisi Jalan Tol Sumatra yang berbeda dari jalan tol yang ada di Pulau Jawa, terkait hal ini untuk kedepannya dalam hal pengamanan lalu lintas,  Korlantas Polri berencana membangun beberapa induk-induk Polisi Jalan Raya yang ada di  Jalan Tol Trans Sumatera.”  

Pada prinsipnya Hutama Karya selaku pengelola JTTS terus menghimbau pengguna jalan  untuk menaati tata tertib yang berlaku di jalan tol. “Pengoperasian jalan tol di Pulau Sumatra cukup berbeda dengan jalan tol di Pulau Jawa. JTTS memiliki karakteristik jalan dengan jarak yang cukup panjang dan rata-rata membelah hutan, serta banyak dilintasi oleh kendaraan besar  seperti truk maupun kendaraan pengangkut barang. Selain itu, karena jalan tol di Sumatra ini  terbilang baru, masyarakat terkadang belum terbiasa dengan tata cara maupun aturan yang  terdapat di jalan tol, sehingga kita perlu memberikan pemahaman ekstra terkait tata cara  berkendara yang baik dan benar di jalan tol kepada masyarakat,” tutup Fauzan.

BACA JUGA:   Erick Thohir Angkat Doni Monardo sebagai Komisaris Utama Inalum

Hutama Karya berkomitmen untuk terus konsisten mengkampanyekan keselamatan berkendara demi mengantisipasi terjadinya kecelakaan di jalan tol. Berbagai tindakan untuk persoalan  tersebut telah dilakukan perusahaan, mulai dari sinergi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan daerah sekitar untuk menindak pelanggar, melakukan pemasangan rumble strip,  rumble dot, lampu flip-flop di sepanjang jalan tol, giat operasi simpatik pembagian kopi dan  permen gratis kepada pengguna jalan guna memastikan pengendara tetap terjaga dan tidak  mengalami microsleep, hingga membuat inovasi baru yakni “operasi mengantuk” pertama di  Indonesia dengan memberhentikan pengendara dan memberikan pengecekan kondisi  kendaraan serta kopi & snack gratis kepada pengguna jalan untuk memastikan pengendara dan  kendaraan dalam kondisi baik.

Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang ±1.164 km, dengan 651 km ruas tol dalam tahap konstruksi dan 513 km ruas tol yang telah  beroperasi secara penuh. Ruas tol yang telah beroperasi diantaranya ruas Medan – Binjai (15 km), ruas Palembang – Indralaya (22 km), ruas Bakauheni – Terbanggi Besar (141 km), ruas  Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (189 km), termasuk dua ruas tol yang  baru diresmikan yaitu ruas Sigli – Banda Aceh seksi 4 Indrapuri – Blang Bintang (14 km) dan  ruas Pekanbaru – Dumai (132 km).

Previous Post

2 Saham Bank Ini Potensi Lanjut Rally

Next Post

GSM Award 2020, Apresiasi Pengelola Media Sosial Pemerintah di Tengah Pandemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR