TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Laba Bersih Pertamina Diprediksi USD 800 Juta

Achmad Adhito
7 December 2020 | 12:42
rubrik: BUMN
FOTO – Rencana Pembayaran Non Tunai di SPBU

Jakarta, TopBusiness—Kinerja PT Pertamina (Persero) terus meningkat positif sehingga optimis di tahun 2020 akan mencetak laba bersih sekitar USD 800 juta dan EBITDA lebih dari USD 7 miliar.

“Sebelumnya pada semester pertama 2020 lalu, Pertamina sempat mencatatkan kerugian bersih. Namun memasuki paruh kedua 2020, Pertamina melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja, sesuai dengan arahan menteri BUMN, yaitu melakukan transformasi, efisiensi, dan akuntabilitas secara konsisten,” kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, dalam penjelasan tertulis pada hari ini.

Sebagai hasil upaya tersebut, di pengujung tahun 2020, Pertamina berhasil mencetak laba bersih. “Meskipun perusahaan terdampak triple shock karena pandemi Covid-19, namun seluruh lini bisnis terus bergerak menuntaskan target tahun 2020 sesuai KPI yang ditetapkan pemegang saham.”

Nicke menuturkan, Pertamina juga melakukan pengelolaan utang dalam upaya untuk mempertahankan rasio keuangan yang sehat, hasilnya menunjukkan prognosa rasio hutang akhir tahun 2020 tetap terjaga baik dengan tren yang masih kompetitif, dibandingkan dengan perusahaan migas nasional maupun internasional lainnya.

Dengan posisi keuangan ini, tiga lembaga pemeringkat internasional yaitu Moody’s, S&P, dan Fitch, kembali menetapkan Pertamina pada peringkat investment grade masing-masing pada level BAA2, BBB, dan BBB.

“Penilaian international rating dengan tingkat investment grade menunjukkan bahwa kepercayaan investor tetap tinggi, dan mengindikasikan tingkat ketangguhan (resilience) Pertamina yang cukup baik dalam mengatasi kondisi dampak pandemi di tahun 2020,” ujar Nicke.

Foto: Rendy MR/TopBusiness

BACA JUGA:   Covid Perbesar Persentase Pengeluaran Makanan
Tags: dampak covid-19laba pertamina
Previous Post

Akseleran Salurkan Pinjaman Usaha dari Pegadaian, Rp300 Miliar!

Next Post

Eratkan Kerja Sama Media, Pemkab Pesisir Barat Hadirkan SiKAMDO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR