Jakarta-Thebusinessnews. PT Binakarya Jaya Abadi Tbk ( BIKA ) resmi mencatakan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pagi ini 14 Juli 2015. Dalam perdagangan sesia perdana harga saham PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) langsung melesat ke level Rp1.400 atau mengalami kenaikan 44 persen dari harga penawaran senilai Rp1.000 per saham.
Selanjutnya, harga saham langsung bertengger di harga tertinggi pada level Rp1.500 atau meningkat 50 persen dengan harga terendah di posisi Rp1.400 per saham.
Hari ini pengembang properti ini mencatatkan saham di BEI dengan jumlah saham yang dilepas sebanyak 150 juta lembar. Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT RHB OSK Securities Indonesia.
Namum 80 persen dari 150.000.000 saham yang dilepas dikuasai oleh investor institusi asing terutama investor asal Singapura. Hal itu disampaikan Direktur PT RHB OSK Securities Indonesia, Shiantaraga.“ Memang saat penawaran instiusi asing lebih meminati saham BIKA karena mereka melihat prospeknya, “ terang dia di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2015.
Ia menambahkan, investor lokal kurag meminati saham ini karena melihat besaran sahamnya . Sehingga hanya berapa investor institusi lokal yang datang dari perusahaan asuransi dan dana pensiun menjadi investor BIKA, “ kalau investor institusi lokal lebih melihat besaran sahamnya bukan prospeknya “ terang dia. (AZ)
