TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

OJK Minta Pemerintah Daerah Turut Subsidi Premi Asuransi Pertanian.

Nurdian Akhmad
24 July 2015 | 18:57
rubrik: Ekonomi

1 ojk

 

Jakarta-Thebusinessnews. Otoritas Jasa Keuangan (OJK ) tengah mengembangan Asuransi pertanian. Hal itu untuk meningkatkan akses para petani ke sistem keuangan sehingga pertanian dapat tumbuh dan berkembang. Salah satunya mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk memberi subsidi preminya.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB)/ Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Firdaus Djaelani mengapresiasi rencana pemerintah pusat dalam memberikan subsidi premi asuransi pertanian senilai Rp 150 miliar dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negera 2016.

“Tentunya untuk mendorong petani dalam mengakses asuransi perlu adanya stimulus seperti subsidi premi dan  kita tahu pemerintah pusat telah menganggarkannya dalam RAPBN 2016” terang dia di Kantor Pusat OJK, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2015.

Namum demikian untuk lebih meningkatkan jumlah petani yang mendapatkan akses asuransi pertanian,  ia juga berharap peran pemerintah daerah. “Kami juga himbau pemerintah daerah juga berperan dalam memberikan subsidi premi, “ harap dia. Sembari menambahkan saat ini asuransi pertanian sudah ada namum jumlahnya masih minim sehingga perlu di galakkan di tahun 2016.

Sementara itu Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo menyatakan rencana tersebut baru tahap usulan.  Dan akan di finalkan saat Presiden RI Joko Widodo menyampaikan Nota keuangan tangal 16 Agustus 2015 mendatang.  “Ini kan masih pembahasan RAPBN 2016 , hari ini Menteri Keuangan juga bicara dengan wakil Presiden mengenai postur APBN 2016,” terang dia (AZ)

BACA JUGA:   Indonesia Punya Modal Kuat
Previous Post

Perlu ‘Market Maker’ Agar UKM Berani IPO

Next Post

Kemdikbud klaim Serapan Anggaran Capai Rp 19, 3 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR