TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekspor Naik, Semua Sektor Kontribusi Positif

Achmad Adhito
15 December 2020 | 12:15
rubrik: Ekonomi
FOTO – Pandemi Covid-19 Berdampak pada Peningkatan Biaya Ekspor- Impor Barang

Foto: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness—Pada November 2020, eskpor RI tercatat naik ketika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (MtM/month to month).

“Dan dalam kenaikan ekspor November 2020 tersebut, semua sektor berkontribusi positif,” kata Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS RI), K. Suhariyanto, di Jakarta hari ini, dalam konferensi pers melalui internet.

Dijelaskan, pada November 2020, total nilai ekspor sebesar USD 15,28 miliar. Ada kenaikan 6,36% secara MtM. Sedangkan secara tahunan (YoY/year on year) atau dibandingkan November 2019, kenaikannya sebesar 9,54%.

“Maka, pertumbuhan ekspor November 2020, menggembirakan secara MtM atau juga YoY,” kata Suhariyanto.

Kenaikan ekspor di November 2020 disebabkan karena naiknya ekspor nonmigas atau juga ekspor migas. Untuk ekspor nonmigas, contoh yang naik tajam adalah besi, baja, biji kerak, mesin dan peralatan, dan lain-lain.

Neraca Surplus

Dalam kesempatan tersebut, Suhariyanto juga menjelaskan bahwa neraca perdagangan RI tercatat surplus untuk November 2020. Dalam hal tersebut, ketika total ekspor sebesar USD 15,28 miliar, total impor lebih rendah yakni sebesar USD 12,66 miliar.

“Dengan begitu, neraca perdagangan RI surplus sebesar USD 2,6 miliar. Hal tersebut menggembirakan karena ekspor yang naik secara MtM atau juga YoY. Di samping itu, angka impor pun sudah bergerak naik secara MtM.”

Keterangan Foto: Aktivitas Ekspor di Pelabuhan

Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness

BACA JUGA:   Inflasi Tahunan di Oktober: 2,86%
Tags: bps rik. suhariyantoneraca perdagangan 2020
Previous Post

Utang Luar Negeri Tumbuh Melambat

Next Post

Festival Diskon Nasional: Bangkitkan Sektor UMKM untuk Indonesia Maju

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR