TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG hingga Akhir Perdagangan Diproyeksikan Naik Tipis

Agus Haryanto
16 December 2020 | 08:22
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga akhir perdagangan hari ini diproyeksikan bergerak di zona hijau.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan bursa AS menguat pada akhir perdagangan kemarin. Dow naik 1,13%, diikuti oleh S&P 500 (1,29%) dan Nasdaq (1,25%). Optimisme penyaluran stimulus turut mendorong pasar. Pemerintah AS berencana mengalokasikan stimulus sebesar USD 748 miliar untuk belanja pemerintah, termasuk tunjangan pengangguran sebesar USD 160 per minggu.

Selain itu, hampir USD 300 miliar akan dialokasikan untuk pembiayaan UMKM. Sentimen positif lain yang mendorong pasar adalah pemberian massal vaksin COVID-19 Pfizer, menyusul persetujuan darurat yang diberikan oleh FDA. Terakhir, FDA telah memberikan persetujuan untuk vaksin Moderna.

Kemarin, IHSG ditutup relatif flat (-0,04%) di tengah aksi beli bersih asing sebesar Rp 566 miliar di pasar reguler. Indonesia berhasil mencatat surplus neraca perdagangan selama tujuh bulan berturut-turut. Namun, rencana penerapan PSBB ketat di beberapa wilayah mulai 18 Desember hingga 8 Januari bisa berdampak pada pasar saat ini. Kebijakan PSBB yang ketat akan mewajibkan 75% karyawan untuk bekerja dari rumah, dan pembatasan jam operasional mal, restoran, dan tempat umum lainnya. Kebijakan ketat PSBB direncanakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.

Pada Selasa, sebanyak 6.120 kasus baru COVID-19 ditemukan, sementara 5.699 pasien sembuh. Angka-angka tersebut membawa kasus aktif menjadi 93.662, dan tingkat kasus tertutup menjadi 85,1%.

“Hari ini, IHSG diproyeksikan akan naik tipis karena optimisme terhadap stimulus AS. Terakhir, EIDO naik 2,08% semalam,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA:   IHSG pada Pembukaan Perdagangan Negatif
Previous Post

Kuartal I 2021, DCI Indonesia Operasikan Data Center 37 MW

Next Post

IHSG Masih Lewati 6.000, Koleksi Saham Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR