TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kolaborasi HK dan PP Garap RSUPT di Kupang, NTT

Albarsyah
23 December 2020 | 10:44
rubrik: BUMN
Kolaborasi HK dan PP Garap RSUPT di Kupang, NTT

Jakarta, TopBusiness – PT Hutama Karya (Persero) (HK) kembali  menggarap proyek baru dalam pembangunan gedung yakni Pembangunan Rumah Sakit Unit  Pelaksana Teknis Vertikal (RSUPT) Kupang.

Proyek yang berlokasi di Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur ini telah memulai tahap peletakan batu pertama sejak Kamis, (3/12) lalu yang dihadiri langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Terawan Agus Putranto, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Kepala Dinas Kesehatan NTT dr. Meserasi D. P. Ataupah, Ditjen Yankes Kemenkes Prof. Kadir, serta EVP Divisi Gedung  Hutama Karya Purnomo.

Pembangunan RSUPT Vertikal Kupang ini akan memakan waktu selama 608 hari kalender atau  kurang lebih 20 bulan dan diperkirakan akan rampung pada Juni 2022 mendatang. RSUPT Vertikal Kupang merupakan rumah sakit pertama di NTT yang nantinya bukan hanya menjadi rumah sakit rujukan di NTT melainkan rumah sakit rujukan untuk negeri tetangga seperti Timor Leste, dan  langsung dikelola oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Ditegaskan Direktur Operasi III Hutama Karya, Ferry Febrianto, mengatakan bahwa dalam proyek  pembangunan rumah sakit ini Hutama Karya akan melakukan joint operation (JO) dengan PT  Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. (PT PP), dimana Hutama Karya akan memiliki porsi  presentase sebesar 45%.

“HK dan PP berkomitmen akan berkolaborasi maksimal untuk penyelesaian pembangunan rumah  sakit ini. Tentunya kita akan mengutamakan kualitas yang unggul, serta fokus pada Quality, Health, Safety and Environment. Apalagi sebelumnya HK sudah beberapa kali berkolaborasi dengan PP untuk beberapa proyek besar, salah satunya pada pembangunan Jembatan Holtekamp di Papua. Ketepatan waktu penyelesaian serta deliverable hasil yang baik untuk owner menjadi concern kami untuk menghasilkan layanan fasilitas kesehatan terbaik di Indonesia Timur khususnya di NTT,” Ungkap Ferry dalam keterangan resmi yang diterima redaksi TopBusniess.id.

BACA JUGA:   Perindo Serap Ikan Nelayan 1.500 Ton

Sebagai langkah preventif guna mencegah penyebaran Covid-19, Hutama Karya akan melakukan pengawasan yang ketat pada area proyek. Dalam pengerjaannya, para pekerja proyek wajib mengenakan masker di seluruh area proyek maupun di luar proyek, membatasi jumlah pekerja  yang ada pada area proyek, mewajibkan para pegawai untuk mengecek suhu dan mencuci tangan dengan sabun sebelum memasuki area proyek, serta menyerahkan lembar tes Covid-19 bagi  seluruh pekerja subkon sebelum bergabung dalam proyek.

Pembangunan rumah sakit yang memiliki luas lahan sebesar 18 Ha itu akan memakan biaya sebesar Rp 350,2 Miliar. Penyerapan biaya tersebut di antaranya akan digunakan pada pembangunan gedung RSUPT Vertikal Kupang yang terdiri dari delapan gedung utama, sembilan gedung penunjang, area terbuka hijau, asrama, sarana pendidikan dan pelatihan serta  rumah dinas. Dalam pembangunannya, proyek akan menyerap kurang lebih 535 orang tenaga kerja  yang berasal dari SDM lokal serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi konstruksi terkini.

Selain Building Information Modeling (BIM), dalam pengerjaan juga akan memanfaatkan  teknologi Virtual Reality, Photogrametric serta Laserscan.

“Kami selaku kontraktor akan memaksimalkan penerapan teknologi digital dalam pelaksanaan  pembangunan proyek, salah satunya teknologi BIM. Teknologi ini akan kami gunakan untuk  pekerjaan yang meliputi preliminaries, site works, pekerjaan pembongkaran, super struktur,  konstruksi interior dan eksterior, elevator, MEP (Plumbing, VAC, Proteksi Kebakaran), sistem  kelistrikan, serta perbaikan lahan,” tutup Ferry Febrianto, Direktur Operasi III Hutama Karya.

Kehadiran RSUPT Kupang tentunya akan menjadi penopang fasilitas pelayanan kesehatan  terbesar khususnya di Kupang, NTT dimana nantinya akan menjadi salah satu rumah sakit rujukan  di Indonesia Timur serta rumah sakit kebanggaan masyarakat NTT. Selain itu dengan keberadaan  rumah sakit ini dapat menggerakan roda perekonomian terutama bagi pada warga sekitar serta  melahirkan tenaga medis yang merupakan putra dan putri daerah.

Previous Post

Presiden Lantik Menteri dan Wamen Baru, Hari Ini

Next Post

Mantap! Ekonomi Digital RI 2021 Bisa Capai Rp 337 T

Comments 2

  1. zaki fajri says:
    5 years ago

    artone arto sumoyo.. angel duet e melu pp.

    Reply
  2. zaki fajri says:
    5 years ago

    para pekerjane sampe sebulan lebih blom byaran. . mndor2 smpe kentek’an modal.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR