Jakarta, TopBusiness—Bank Indonesia (BI) meraih akreditasi kearsipan dengan nilai A atau “Sangat Baik” dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Sertifikat akreditasi diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Tjahjono Kumolo, kepada Gubernur BI, Perry Warjiyo.
Penyerahan sertifikat dilakukan dalam kegiatan Apresiasi Kearsipan BI “Peduli Arsip, Good Governance Bank Indonesia, Terjaga Memori Perjalanan Bangsa”, yang digelar secara virtual hari ini.
“Pencapaian tersebut menjadi wujud komitmen BI dalam menerapkan prinsip tata kelola (governance) dari sisi pengelolaan kearsipan. Pengelolaan arsip BI dinilai sangat baik karena beberapa komponen, yaitu fungsi kearsipan, pelaksanaan tugas unit kearsipan, kedudukan hukum (birokrasi) dalam pelaksanaan kearsipan, dan program penyelenggaraan kearsipan,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo.
Perry menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PANRB dan apresiasi kepada ANRI yang senantiasa mendukung BI dalam memperkuat pengelolaan arsip.
“Pelaksanaan tugas yang prima dan unggul di BI didukung semangat dalam melakukan pengarsipan guna mewujudkan bank sentral yang kredibel dan berperan penting dalam menjaga stabilitas perekonomian,” papar Perry.
Sementara, Menteri Tjahjono Kumolo, menyampaikan apresiasi kepada BI dalam mengelola arsip dengan sangat baik dan berharap upaya yang dilakukan BI tersebut dapat menjadi rujukan yang baik dan patut ditiru oleh instansi, kementerian, dan lembaga lainnya, serta ditularkan kepada perbankan.
Sumber Foto: bi.go.id
