Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga akhir perdagangan di akhir perdagangan tahun ini diproyeksikan masih bergerak di zona hijau.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa bursa Amerika ditutup lebih tinggi tadi malam. Dow jones naik 0,68%, diikuti oleh S&P 500 (0,87%) dan Nasdaq (0,74%). Presiden Donald Trump akhirnya menandatangani RUU pendanaan pemerintah senilai USD 2,3 triliun, yang juga termasuk dana bantuan COVID-19 USD 900 miliar.
Beberapa bursa utama Asia ditutup beragam. Seperti, Nikkei, Kospi, dan Shanghai masing-masing naik sebesar 0,7%, 0,06%, dan 0,02%. Sementara Hang Seng turun 0,27%. IHSG juga ditutup menguat (1,4%) ke level 6.093 ditengah aksi beli asing neto sebesar Rp 63,7 miliar di pasar reguler. EIDO juga naik 2,24%.
Berita dan sentimen yang mungkin patut dicermati termasuk berita tentang stimulus bantuan Covid-19 AS. DPR memilih untuk meningkatkan dana stimulus dari USD 600/orang menjadi USD 2.000/orang. Hasil pemungutan suara sekarang akan dikirim ke Senat.
Berita lain yang mungkin mempengaruhi pasar adalah kemungkinan “rem darurat” ditarik pada awal Januari karena tren Covid-19 yang memburuk di Indonesia. Sebanyak 5.854 kasus baru ditemukan pada Senin (Minggu: 6.528 kasus), dengan 6.302 pasien pulih, sehingga tingkat kasus tertutup menjadi 85%. Kasus baru tersebut menambah jumlah kasus di Indonesia menjadi 719.219. Dengan tren Covid-19 yang memburuk di Indonesia, khususnya Jakarta (yang telah memecahkan rekor harian sebanyak empat kali pada bulan ini),Pemerintah DKI Jakarta sempat menyinggung kemungkinan mencabut “rem darurat” pada awal Januari.
Selain itu, untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19, Pemerintah Indonesia akan menutup perbatasan untuk WNA mulai 1-14 Januari 2021. “Kami perkirakan IHSG akan bergerak naik menjelang akhir periode perdagangan tahun ini,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
