TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Lonjakan Kendaraan Masa Nataru di JTTS

Albarsyah
29 December 2020 | 10:38
rubrik: Ekonomi
Lonjakan Kendaraan Masa Nataru di JTTS

Jakarta, TopBusiness – Pada libur Natal dan Tahun Baru 2020/2021 (Nataru 2020/2021), PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) selaku pengelola Jalan Tol Trans  Sumatera (JTTS) mencatat peningkatan trafik di JTTS.

Terhitung 80.978 kendaraan telah melintas di JTTS. Angka tersebut merupakan akumulasi Lalu Lintas Harian Rata-rata (LHR) kendaraan yang masuk melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, GT Terbanggi Besar di Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu  Agung, GT Palembang di Ruas Palembang – Indralaya, GT Pekanbaru di Ruas Pekanbaru –  Dumai, dan GT Blang Bintang di Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 4 pada hari Rabu (23/12).

Direktur Operasi I Hutama Karya Suroto mengatakan bahwa LHR kendaraan yang melintas di  JTTS mengalami peningkatan hingga 40 % dibanding kondisi normal. Jumlah LHR di momen  Nataru ini mengalami kenaikan 22.987 kendaraan dari 57.991 kendaraan LHR normal sebelum  nataru, menjadi 80.978 kendaraan. Adapun Ruas Tol di JTTS yang menyumbang LHR tertinggi  yakni Ruas Tol Bakter dengan jumlah LHR sebanyak 39.174 kendaraan.

Lebih lanjut Suroto menyampaikan jika dibanding dengan momen yang sama pada tahun lalu,  LHR di seluruh ruas tol Hutama Karya khususnya di JTTS mengalami penurunan. “Di tahun ini  Hutama Karya juga telah mengoperasikan 2 ruas tol baru di Aceh dan Riau. Oleh karena itu, meski masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, Hutama Karya tetap dapat menjaga tren  peningkatan LHR kendaraan yang melintas. Kami melihat puncak kendaraan yang melintas  adalah hari ini pukul 12.00 tadi mengingat ini merupakan hari libur pertama di momen Nataru,”  tegas Suroto dalam keterangan resmi.

Meski perusahaan mendukung arahan pemerintah untuk tetap di rumah saja, namun Hutama  Karya selaku pengelola JTTS berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan optimal  dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan tol yang tetap harus  berpergian. Dalam hal tersebut, perusahaan memutuskan mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Medan – Binjai Seksi 1 (Tanjung Mulia – Marelan – Helvetia) Segmen Tanjung  Mulia – Marelan sepanjang 4,2 KM pada hari Rabu (23/12) kemarin mulai Pukul 15.00 WIB  dan Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) sepanjang 16 KM pada pagi tadi  (24/12) dengan belum dikenakan tarif. 

BACA JUGA:   Pasokan BBM di Mamuju-Majene Dua Kali Lipat

“Setelah dilakukan Uji Laik Fungsi (ULF) pada masing-masing ruas tersebut akhirnya  diputuskan untuk membuka jalur tersebut selama momen libur Nataru sesuai arahan dari Badan  Pengatur Jalan Tol (BPJT) melalui Surat Terkait Pelaksanaan Jalur Fungsional Jalan Tol pada  Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Adapun kedua jalur fungsional tersebut akan dibuka  sampai dengan hari Senin (4/1) pukul 18.00 WIB dengan masa operasional 24 jam pada Ruas  Medan – Binjai Seksi 1 (Tanjung Mulia – Marelan – Helvetia) dan masa operasional 12 jam  pada Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) dari Pukul 06.00 WIB hingga 18.00  WIB. Meskipun belum dikenakan tarif, pengguna jalan tetap harus melakukan tapping kartu  uang elektronik untuk dapat melintas di Seksi 3 (Jantho – Indrapuri) ini, jadi kami menghimbau  kepada pengguna jalan untuk mengecek kartu uang elektroniknya terlebih dahulu sebelum  melintas”, tambah Suroto.

Selain itu, perusahaan juga memperketat protokol Covid-19 dalam pengoperasian seluruh ruas jalan tol yang dikelola. Khusus selama periode Nataru kali ini, Hutama Karya telah menyiapkan  beberapa pos check point bagi pengguna jalan dimana mereka tidak hanya akan di cek suhu  tubuhnya tetapi juga bisa mendapatkan cek kesehatan gratis untuk memastikan pengguna jalan  dalam keadaan prima. Khusus untuk di Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar telah diadakan  pemeriksaan hasil rapid antigen pada hari Selasa (22/12) sesuai dengan arahan pemerintah yang  akan dilakukan secara acak oleh Dinas Kesehatan daerah setempat dengan tim satgas Covid-19  di Rest Area.

Pos check point ini dibangun pada ruas jalan tol yang paling banyak dilintasi pengguna jalan  yakni Ruas Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka), Ruas Tol  Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter) dan Ruas Tol Pekanbaru – Dumai (Permai). “Dalam  pengoperasian jalan tol di tengah pandemi Covid-19, kami telah membentuk Tim Tanggap  Darurat Covid-19 yang bertugas untuk memastikan bahwa di semua cabang tol yang kami kelola  telah melakukan tindakan pencegahan dan sosialisasi mengenai Covid-19. Secara rutin kami  lakukan penyemprotan disinfektan baik di setiap gerbang tol, gedung kantor maupun di rest  area, hingga mewajibkan petugas tol menggunakan masker, faceshield dan sarung tangan. Kami  pastikan protokol kesehatan yang ketat terimplementasi dengan baik,” tutup Suroto, Direktur  Operasi I Hutama Karya.

BACA JUGA:   Kunjungan Wisman Januari 2019 Naik 5,22 Persen

Di samping mengoptimalkan fasilitas dan pelayanan, terhitung sejak minggu (17/12) lalu,  Hutama Karya juga telah menggelar operasi persiapan Nataru dengan menggandeng unsur TNI dan Polri daerah setempat, serta Basarnas, dimana didalamnya terdapat operasi ranjau paku  guna melakukan pencegahan tindak kriminal, operasi penindakan kendaraan Over Dimensi dan  Overload (ODOL), operasi mengantuk guna mengantisipasi kecelakaan yang diakibatkan  pengemudi mengantuk dan kondisi kendaraan yang kurang baik serta apel siaga persiapan  Nataru 2020/2021.

Hutama Karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan  dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, berkendara dalam kondisi prima, mengecek kondisi  kendaraan, memastikan kecukupan saldo UE sebelum melintas di jalan tol dan apabila  pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo UE dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang  dimiliki oleh Hutama Karya dimana didalamnya terdapat fitur Cek Saldo UE dan juga dapat  melakukan Top up saldo UE, melaporkan ke Call Centre masing-masing Cabang Tol apabila  terjadi tindak kejahatan yang ada di jalan tol maupun rest area. Serta mematuhi menerapkan  protokol Covid-19 seperti menggunakan masker dan selalu mencuci tangan pada saat bepergian  keluar rumah. Serta mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan membatasi diri untuk  keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak.

Previous Post

Industri Hulu Migas Pembaharuan Sistem Database Vendor Terintegrasi

Next Post

Target Agresif 2021, SKK Migas Release Daftar Pengadaan Hulu Migas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR