TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masih Ada Kans IHSG Rebound di Awal Tahun

Busthomi
4 January 2021 | 06:59
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini yang merupakan perdagangan awal tahun diproyeksi bisa kembali berbalik menguat, usai di penutupan akhir tahun justru terkoreksi. Penguatan tersebut lebih dipicu karena masih adanya sinyal positif yang menopang Indeks.

Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan akhir tahun lalu, atau 30 Desember 2020, IHSG ditutup terkoreksi signifikan sebesar 0.95% di level 5979.07. Namun untuk hari ini, berdasarkan indikator, MACD masih menunjukkan sinyal positif, meskipun telah menunjukkan pola dead cross.

“Sementara itu, Stochastic maupun RSI bergerak ke bawah di area netral. Meskipun demikian, pergerakan IHSG telah menguji garis MA 20, sehingga peluang terjadinya penguatan menuju ke level resistance terdekat masih terbuka lebar. pada 30 Desember 2020,” tutur Nafan dalam daily report-nya, di Jakarta, Senin (4/1/2021).

Dengan kondisi pasar seperti itu, Nafan memproyeksi, berdasarkan rasio fobonacci, untuk level support maupun resistance IHSG bakal berada pada rentang 5874.89 hingga 6157.11.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor pada hari ini, antara lain sebagai berikut:

– ACES, dengan daily (1715). RoE: 14.16%; PER: 42.12x; EPS: 41.31; PBV: 5.98x; Beta: 0.79. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1705 – 1715, dengan target harga secara bertahap di level 1735, 1780, 1880 dan 1980. Support: 1705 & 1680.

– APLN, dengan daily (188). RoE: -5.25%; PER: -7.88x; EPS: -25.27; PBV: 0.41x; Beta: 2.2. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 182 – 188, dengan target harga secara bertahap di level 195, 212 dan 228. Support: 182 & 178.

BACA JUGA:   Indeks Jelang Libur Panjang Menipis

– BBCA, dengan daily (33850). RoE: 14.51%; PER: 30.96x; EPS: 1,094.81; PBV: 4.49x; Beta: 0.94. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 33200 – 33900, dengan target harga secara bertahap di level 34900, 36075, 37600 dan 39050. Support: 33200 & 32175.

– BBRI, dengan daily (4170). RoE: 9.50%; PER: 26.99x; EPS: 154.15; PBV: 2.56x; Beta: 1.41. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 4010 – 4170, dengan target harga secara bertahap di level 4230, 4640 dan 4760. Support: 4010 & 3820.

– BNGA, dengan daily (995). RoE: 6.13%; PER: 10.42x; EPS: 99.84; PBV: 0.64x; Beta: 1.89. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 985 – 995, dengan target harga secara bertahap di level 1030, 1060 and 1185. Support: 935.

– CPIN, dengan daily (6525). RoE: 13.46%; PER: 35.32; EPS: 185.45; PBV: 4.57x; Beta: 0.9. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6350 – 6550, dengan target harga secara bertahap di level 6775, 6900, 7025 dan 7475. Support: 6350 & 6200.

– HMSP, dengan daily (1505). RoE: 30.33%; PER: 19.19; EPS: 79.23; PBV: 5.82x; Beta: 1.14. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat beberapa pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 1475 – 1505, dengan target harga secara bertahap di level 1580, 1645, 1900, 2160, 2420 dan 2550. Support: 1385.

BACA JUGA:   Menguat, Saatnya Rupiah Kembali ke Teritori Positif

– INDF, dengan daily (6850). RoE: 6.57%; PER: 12.49x; EPS: 568.57; PBV: 0.82x; Beta: 0.71. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 6750 – 6850, dengan target harga secara bertahap di level 7100, 7325, 7500 and 8275. Support: 6450.

– INKP, dengan daily (10425). RoE: 8.83%; PER: 10.00x; EPS: 1039.53; PBV: 0.88x; Beta: 1.84. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 10150 – 10450, dengan target harga secara bertahap di level 10875, 11125 and 12300. Support: 9975 & 9475.

– PPRE, dengan daily (262). RoE: 0.78%; PER: 122.81x; EPS: 2.13; PBV: 0.96x; Beta: N/A. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 258 – 262, dengan target harga secara bertahap di level 270 dan 316. Support: 258 & 246.

– PWON, dengan daily (510). RoE: 4.61%; PER: 30.70x; EPS: 16.61; PBV: 1.41x; Beta: 1.68. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada level 500 – 510, dengan target harga secara bertahap di 535, 560, 580 dan 665. Support: 500 & 460.

– WEGE, dengan daily (256). RoE: 7.92%; PER: 13.97x; EPS: 18.19; PBV: 1.10x; Beta: N/A. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 252 – 256, dengan target harga secara bertahap di level 262 dan 298. Support: 252 & 242.

BACA JUGA:   Asing Masih Net Buy, Berikut Saham yang Dijagokan Hari Ini

FOTO: Rendy MR (TopBusiness)

Tags: ihsgihsg awal tahunoutlook pasar modal 2021proyeksi ihsg
Previous Post

SKK Migas dan KKKS eni East Sepinggan Ltd Laksanakan Sail Away Ceremony

Next Post

Pefindo Tetapkan Peringkat Barata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR