Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diperkirakan mulai kembali ke jalur hijau. Apalagi jika ada sentimen positif dalam negeri rupiah bisa terus melaju di teritori positif.
Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka di posisi 14.542 atau mengalami penguatan 55 poin dari penutupan kemarin pada level 14.597. Di satu jam pertama mata uang NKRI itu masih menguat ke level 14.523.
Reza Priyambada, analis dari AAEI menegaskan, pergerakan rupiah sejatinya masih dapat berpotensi menguat hari ini.
“Dengan catatan jika ada senitmen yang ada dari domestik mampu membuat laju Rupiah terapresiasi,” kata dia, di Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Untuk itu, dia berharap ada sentimen positif yang bisa mengangkat rupiah. “Terutama dari dalam negeri. Ini dapat menahan pelemahan tersebut,” ucapnya.
Sebelumnya, pergerakan Rupiah tercatat masih melanjutkan pelemahan. Namun demikian, pelemahan yang terjadi sudah berkurang dibandingkan sebelumnya.
Bahkan hampir mendekati posisi tertinggi sebelumnya. Laju Rupiah mampu bertahan di atas level Rp14.600.
“Hal itu karena berkurangnya kekhawatiran akan potensi perang dagang membuat laju USD bergerak turun,” jelas Reza.
Sementara itu, dari dalam negeri meski minim sentimen positif, namun adanya penilaian terhadap sejumlah kendala yang dihadapi kondisi makroekonomi Indonesia membuat laju Rupiah masih melemah meski tipis.
Melihat kondisi pasar uang seperti itu, Reza memproyeksi Rupiah akan bergerak di kisaran 14.610-14.588. Apalagi secara teknikal, pergerakan Rupiah yang masih tertahan di sekitar area middle bollinger band bisa menahan pelemahan lebih lanjut.
Untuk itu, ttap waspadai berbagai macam sentimen dan waspadai adanya sentimen yang bisa membuat laju Rupiah melemah kembali.
“Terutama dari pergerakan USD yang dapat kembali menguat, sehingga mengurangi potensi penguatan pada Rupiah,” urainya.
Penulis: Tomy
