Jakarta, TopBusiness—Smartfren Telecom pada hari ini mengumumkan realisasi penggunaan dana. Itu asalnya dari hasil penerbitan waran yang dapat dikonversi menjadi saham, yang berlangsung pada November 2018.
Direktur Smartfren Telecom, Antony Susilo, dalam penjelasan tertulisnya, mengatakan bahwa dana dari hasil penerbitan waran tersebut, senilai Rp 3,61 triliun. Dan per 30 Desember 2020, keseluruhan dana tersebut sudah terserap, untuk modal kerja.
“Realisasi penggunaannya yang untuk modal kerja, sesuai dengan prospektus di penerbitan waran seri II tersebut,” kata Antony.
Dia menjelaskan bahwa dari penerbitan tersebut, waran yang telah dikonversi menjadi saham sebanyak 36.147.855.090 lembar. Dengan nilai Rp 3,61 triliun tersebut.
“Sedangkan untuk waran yang belum dikonversi, sebanyak 149.199.347 lembar,” katanya.
Sementara itu pada penutupan perdagangan hari ini, berdasarkan data RTI Infokom, saham Smartfren Telecom ada pada harga Rp 66. Atau turun Rp 1. Untuk hari ini, total volume perdagangan saham dengan kode FREN tersebut, sebanyak 6.428.152 unit.
Sumber Foto: Sindonews
