TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hutama Karya Kebut Bendungan Meninting Rampung 2023

Albarsyah
11 January 2021 | 14:31
rubrik: BUMN
Hutama Karya Kebut Bendungan Meninting Rampung 2023

Jakarta, TopBusiness – Meski dilaksanakan di tengah masa pandemi COVID 19, proyek  pembangunan Bendungan Meninting garapan PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus berjalan dengan berbagai protokol dan penyesuaian.

Bersama dengan PT Bahagia Bangunnusa, Hutama Karya mengerjakan Paket I dengan lingkup pekerjaan Bendungan Utama yang ditargetkan akan rampung pada Oktober 2023.

Bendungan Meninting memiliki tipe Random Batu dengan Inti Tegak dengan volume bendungan sebesar 12,18 juta m3 dan luas genangan sebesar 53,60 Ha. Proyek Strategis  Nasional (PSN) ini diharapkan dapat mengairi daerah irigasi seluas 1.559,29 Ha, memenuhi  kebutuhan air baku sebesar 0,15 m3/detik, serta dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik  sebesar 0,8 MW.

Direktur Operasi II Hutama Karya, Novias Nurendra, mengungkapkan bahwa hingga saat ini,  progres pembangunan Bendungan Meninting mencapai 6,578% yang sedikit lebih cepat dari  Master Schedule yang telah ditentukan. “Sekarang tim di lapangan sedang mengerjakan  penggalian tanah di atas permukaan sungai yang ditargetkan selesai pada April 2021.  Sementara untuk pekerjaan selanjutnya yaitu penggalian di bawah level sungai baru bisa  dikerjakan setelah bangunan pengelak atau divertion tunnel selesai dibangun,” terang Novias dalam keterangan resmi yang diterima redaksi TopBusiness.id.

Untuk memastikan pekerjaan tetap berjalan tepat waktu, Hutama Karya menggunakan sistem teknologi Building Information Modelling (BIM) yang dapat mengontrol kesesuaian desain, material take off, serta schedule monitoring.

Selain BIM, proyek ini juga telah menerapkan  sistem informasi berbasis online yang merupakan Dashboard Proyek yang diberi nama Dashboard Meninting sehingga informasi proyek dapat dipantau secara online di manapun dan  kapanpun melalui handphone berbasis android.

Meski masih on schedule, proyek ini bukanlah tanpa tantangan. Pembebasan lahan yang masih berjalan serta kendala teknis berupa area water loss yang ditemukan saat proses soil investigation membuat tim proyek melakukan beberapa penyesuaian agar tidak menghambat progres pembangunan. Beberapa pekerjaan harus dilakukan secara paralel seperti pekerjaan  timbunan, grout cap dan grouting pada area galian yang telah selesai dikerjakan.

BACA JUGA:   INACRAFT Reborn 2022: Ada Lucky Dip dan Promo Menarik di Booth UMKM Binaan Pertamina

Selain itu, karena dikerjakan dalam masa pandemi, Hutama Karya juga senantiasa  mengutamakan kesehatan dan keselamatan pekerja dengan menerapkan protokol kesehatan  secara ketat seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Novias Nurendra mengatakan bahwa Hutama Karya cukup banyak berkontribusi dalam  pembangunan bendungan di Nusa Tenggara Barat.

Selain Bendungan Meninting, Hutama  Karya juga menggarap Bendungan Pelaparado, Bendungan Bintang Bano, Bendungan Tanju  dan Bendungan Mila.

Ia juga berharap proyek-proyek Hutama Karya tersebut dapat  memberikan manfaat dan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar. “Selain memberikan  lapangan pekerjaan bagi warga sekitar di sektor konstruksi, kami juga berharap nantinya  Bendungan Meninting ini akan mengembangkan industri perikanan air tawar non keramba  serta menciptakan objek wisata baru dengan adanya rencana sinkronisasi pembangunan track  sepeda berstandar Internasional sepanjang 60 KM menembus Kawasan Ekonomi Khusus  (KEK) Mandalika,” ujarnya.

Jika sudah terbangun, Bendungan Meninting memang digadang-gadang akan meningkatkan  perekonomian dan taraf hidup masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata. Seperti yang  dilansir pada laman tempo.co, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Saepul Akhkam, mengungkapkan bahwa Bendungan Meninting berpotensi menjadi salah satu kawasan wisata  unggulan di Lombok Barat. Pasalnya daerah itu kerap menjadi jalur trekking para pesepeda gunung.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Hendra  Ahyadi, juga mengutarakan bahwa ada rencana pembangunan Museum Bendungan di sekitar  Bendungan Meninting yang dapat menjadi daya tarik wisatawan.

PT Hutama Karya (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang Pengembang  Infrastruktur dan Pengelola Jalan Tol yang menyediakan Jasa Konstruksi & EPC, Investasi Jalan Tol, Operasi  Dan Pemeliharaan Jalan Tol, Manufaktur serta Pengembangan Properti dan Kawasan.

BACA JUGA:   HK Gelar Pelatihan Anti Narkoba dan Tanam Pakan Gajah sekitar tol Pekanbaru-Dumai

Saat ini perusahaan sedang menyukseskan mandat pemerintah untuk membangun dan mengoperasikan Jalan Tol Trans Sumatera  sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Dalam menjalankan visi sebagai Pengembang Infrastruktur Terkemuka Indonesia, Hutama Karya berkolaborasi dengan 3 anak perusahaannya mengoptimalkan inovasi  pada setiap aspek bisnisnya agar tetap menjadi bagian penting dalam kemajuan pembangunan Infrastruktur  Indonesia. Adapun ketiga anak perusahaan Hutama Karya saat ini adalah PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI)  di bidang jasa konstruksi, PT Hakaaston (HKA) di bidang manufaktur dan penyedia aspal beton, serta PT Hutama  Karya Realtindo (HKR) di bidang pengembang properti.

Previous Post

Peringkat MDKA Bisa Naik Jika Cadangan Emas dan Tembaga Diperbesar

Next Post

Smartfren Selesai Alokasi Dana Waran Triliunan Rupiah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR