Jakarta, TopBusiness – Lembaga pemeringkat efek Indonesia, Pefindo menegaskan peringkat kredit korporasi PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) dan obligasi konvensional Adira Finance yang masih beredar di idAAA. Juga menegaskan peringkat Sukuk Adira Finance yang masih beredar di idAAA(sy).
“Prospek untuk peringkat kredit Perusahaan adalah stabil,” kata analis Danan Dito dan Putri Amanda, dalam laman pefindo.com, di Jakarta.
Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan emiten untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandingkan emiten Indonesia lainnya adalah superior. Akhiran sy berarti peringkat mengindikasikan pemenuhan prinsip Syariah.
“Peringkat mencerminkan sinergi yang sangat kuat dan hubungan yang saling menguntungkan antara Adira Finance dan induk perusahaan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Bank Danamon, idAAA/Stabil); pangsa pasar Perusahaan yang sangat kuat di industri pembiayaan kendaraan bermotor, dan portofolio bisnis yang terdiversifikasi dengan baik. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh tekanan pada kualitas aset dan profitabilitas,” kata keduanya.
Peringkat dapat diturunkan jika terdapat bukti material terkait penurunan dukungan dari induk perusahaan, yang dapat dipicu dari menurunnya kontribusi Adira Finance kepada induk perusahaan karena posisi bisnis yang melemah, atau jika terdapat penurunan yang signifikan dan berkelanjutan pada kualitas aset dan profitabilitas perusahaan.
Foto: Istimewa
