Jakarta, TopBusiness—Kereta Api Indonesia (KAI) telah merealisasikan penggunaan sebagian dana yang didapat dari penerbitan obligasi pada Desember 2019. Dan dari total dana senilai Rp 1,99 triliun, masih ada sisa sebesar Rp 447,50 miliar.
“Per 30 Desember 2020, ada dana Rp 447,50 miliar yang belum direalisasikan. Dalam prospektus obligasi tersebut, dana itu merupakan bagian dari alokasi untuk pengadaan sarana baru dan pembaruan sarana,” kata Direktur Keuangan KAI, Salusra Wijaya, hari ini via keterangan pers.
Dijelaskan, total dana pengadaan sarana baru dan pembaruan sarana tersebut sebesar Rp 729,46 miliar.
Sementara itu, untuk pembayaran sebagian saldo pokok pinjaman ke Bank HSBC Indonesia, sudah terealisasi 100 persen. “Besar realisasi untuk hal tersebut, di Rp 1,2 triliun,” kata Salusra.
Foto: Rendy MR/TopBusiness
