
Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) sepanjang semester 1 2015 membuku laba bersih sebesar Rp176 miliar. Sehingga menghasilkan earning per share (EPS) sebesar Rp7,02. Perolehan itu merosot tajam jika disbanding periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 1,94 triliun
Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk, Tigor M Siahaan mengatakan hal diatas disebabkan oleh keadaan ekonomi yang melambat serta situasi usaha yang menantang.“Penurunan laba bersih dibandingkan tahun sebelumnya terjadi karena adanya kenaikan beban pencadangan dari sektor batu bara dan sektor lain yang terkait dengan batu bara,” papar dia dalam siaran pers, Senin, 3 Agustus 2015.
Namun ia percaya bisnis inti masih berjalan baik. Di tengah tantangan situasi usaha, sejumlah bisnis unggulan menunjukkan peningkatan, tercermin dari naiknya pendapatan bunga bersih sebesar 8,5% YoY sejalan dengan peningkatan kredit untuk semua segmen pasar dan nasabah. Meskipun tidak terjadi peningkatan kinerja dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, namun dengan kemajuan yang dicapai dibanding kuartal sebelumnya, prospek pada semester kedua 2015 kami perkirakan akan lebih baik.
Ia juga yakin non-performing loan (NPL) bruto sebesar 4,28% per 30 Juni 2015 akan terus menurun secara bertahap ke depannya. Sementara dari sisi aset, total aset mencapai Rp245,24 triliun per 30 Juni 2015, atau meningkat sebesar 9,1% YoY, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah kredit bruto yang disalurkan sebesar 9,8% YoY menjadi Rp180,82 triliun per 30 Juni 2015.(AZ).