TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Laba Semester I 2015 CIMB Niaga Merosot Tajam

Nurdian Akhmad
3 August 2015 | 15:00
rubrik: Finance
cimb_niaga_foto_abdul_malik_msn_content_96
Foto : Istimewa

Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank CIMB Niaga Tbk  (BNGA) sepanjang semester 1 2015 membuku laba bersih sebesar Rp176 miliar. Sehingga menghasilkan earning per share (EPS) sebesar Rp7,02. Perolehan itu merosot tajam jika disbanding periode yang sama tahun 2014 sebesar Rp 1,94 triliun

Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk, Tigor M Siahaan mengatakan hal diatas disebabkan oleh  keadaan ekonomi yang melambat serta situasi usaha yang menantang.“Penurunan laba bersih dibandingkan tahun sebelumnya terjadi karena adanya kenaikan beban pencadangan dari sektor batu bara dan sektor lain yang terkait dengan batu bara,” papar dia dalam siaran pers, Senin, 3 Agustus 2015.

Namun ia  percaya bisnis inti masih berjalan baik. Di tengah tantangan situasi usaha, sejumlah bisnis unggulan  menunjukkan peningkatan, tercermin dari naiknya pendapatan bunga bersih sebesar 8,5% YoY sejalan dengan peningkatan kredit untuk semua segmen pasar dan nasabah. Meskipun tidak terjadi peningkatan kinerja dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, namun dengan kemajuan yang dicapai dibanding kuartal sebelumnya, prospek pada semester kedua 2015 kami perkirakan akan lebih baik.

Ia juga yakin  non-performing loan (NPL) bruto sebesar 4,28% per 30 Juni 2015 akan terus menurun secara bertahap ke depannya. Sementara dari sisi aset, total aset mencapai Rp245,24 triliun per 30 Juni 2015, atau meningkat sebesar 9,1% YoY, CIMB Niaga mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi aset. Hal ini seiring dengan meningkatnya jumlah kredit bruto yang disalurkan sebesar 9,8% YoY menjadi Rp180,82 triliun per 30 Juni 2015.(AZ).

BACA JUGA:   Merger Bank Syariah BUMN, Ini Hasil Valuasinya
Previous Post

OJK Masih Pikir Pikir Pungut Iuran Dari UKM IPO

Next Post

BI Prakirakan Inflasi Bulan Juli tertinggi sepanjang 2015

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR