Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (01/02/2021) ada potensi bergerak datar.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa pasar AS pada hari Jumat lalu terkoreksi dengan penurunan 1,69% pada indeks Dow Jones, 1,93% pada indeks S & P500 dan Nasdaq 1,99%. Sentimen yang dapat diperhatikan dari AS adalah rilis data ketenagakerjaan (tingkat pengagguran) periode Januari 2021 (sebelumnya: 6,7%; kontra: 6,8%) dan rilis data Markit Manufacturing PMI (sebelumnya: 57,1; kontra: 59,1).
Dari dalam negeri, kasus harian Covid-19 terlihat catatan tertingginya pada hari Minggu kemarin dengan penambahan 12.001 kasus baru (Sabtu: 14.518 kasus) dan rasio dari kasus terkonfirmasi / jumlah tes mencapi 36,2% (Sabtu: 35,7% tingkat positif). Saat ini kasus pemulihan covid-19 1.078.314 kasus, dengan pasien sembuh sebanyak 873.221 pasien (81,0% tingkat pemulihan). Dari perkembangan vaksin, pemerintah mengatur vaksinasi untuk masyarakat umum akan dimulai di pertengahan Februari.
Pekan lalu IHSG terkoreksi 7,05% secara mingguan dan terkoreksi 1,95% secara harian pada Jumat lalu ke level 5,862. Dibandingkan dengan pasar regional, IHSG mengalami penurunan paling dalam mingguan (kospi: 5.24%, Nikkei: 2.58%).
Pada hari ini akan ada rilis data Markit manufacturing PMI indonesia (prev: 51,3) dan inflasi (prev: + 0,45% mom, + 1,68% yoy; cons: + 0,36% mom, + 1,66% yoy)
“Untuk IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak datar melihat minimnya sentimen pendorong dan pelaku pasar diperkirakan masih menunggu dan melihat,”demikian tertulis.
foto: Rendy MR
