Jakarta, TopBusiness—Gedung data center Biznet di Bogor, Jawa Barat, terbilang aman dari risiko dampak gempa bumi. Sebab, gedung tersebut dirancang untuk aman dari gempa berkekuatan besar.
“Gedung tersebut kuat dari guncangan gempa sampai 8,5 SR (skala richter). Walau demikian, tentu saja kita semua berharap bahwa gempa sekuat itu tidak terjadi,” kata CEO Biznet Gio Cloud, Dondy Bappedyanto, dalam konferensi pers yang berlangsung secara online, hari ini.
Dondy menjelaskan, selain lebih aman dari gempa kuat, gedung tersebut punya kelebihan lainnya. Antara lain, siap untuk menampung sekitar 65.000 server. Atau, setara dengan 1.600-an rak.
Adapun untuk daya listrik, gedung tersebut punya pasokan sebesar 6 mw (mega watt). Asalnya pasokannya tersebut dari PLN-nya area Gunung Putri dan Ciracas.
Lebih lanjut, Dondy menjelaskan bahwa pelanggan data center pada gedung tersebut, bisa mendapatkan sejumlah kemudahan. Satu di antara itu adalah kemudahan untuk mengecek penggunaan listrik, di mana pun dan kapan pun, melalui sebuah portal terintegrasi.
“Dari portal tersebut pun,” papar Dondy, “konsumen bisa mengecek temperatur dan kelembapan [ruang server].”
