Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya. Hal ini tak lepas dari masih adanya sentiment positif yang bisa mengangkat Indeks.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan Jumat atau akhir pekan lalu, IHSG berhasil ditutup menguat 0.51% di level 6231.93. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI masih menunjukkan sinyal positif.
“Kondisi yang sama juga sudah terlihat pola white closing bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” tutur Nafan dalam Binaartha Technical Research, di Jakarta, Senin (22/2/2021).
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan rasio fibonacci, kata Nafan, untuk level support maupun resistance IHSG diproyeksi akan berada pada rentang 6179.13 hingga 6256.03.
Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:
– ADHI, dengan daily (1420). RoE: 0.37%; PER: 246.43x; EPS: 5.76; PBV: 0.90x; Beta: 2.89. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 1360 – 1420, dengan target harga secara bertahap di level 1445, 1615, 1790, 1960 dan 2210. Support: 1350 & 1270.
– BBNI, dengan daily (6000). RoE: 2.91%; PER: 33.84x; EPS: 177.32; PBV: 0.98x; Beta: 2.01.Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 5825 – 6025, dengan target harga di level 6175, 6450, 6750, 7500 dan 7950. Support: 5825 & 5625.
– BJBR, dengan daily (1560). RoE: 13.96%; PER: 9.58x; EPS: 164.99; PBV: 1.44x; Beta: 1.9. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 20 maupun MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1540 – 1560, dengan target harga secara bertahap di level 1620, 1855, 2090 dan 2330. Support: 1490.
– INDF, dengan daily (6100). RoE: 6.57%; PER: 10.68x; EPS: 568.57; PBV: 0.70x; Beta: 0.64. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 6000 – 6100, dengan target harga secara bertahap di level 6300, 6450, 6550 dan 7000. Support: 5800.
– INKP, dengan daily (13925). RoE: 8.83%; PER: 13.39x; EPS: 1039.53; PBV: 1.18x; Beta: 1.81. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 13725 – 13925, dengan target harga secara bertahap di level 14325, 15350 dan 16350. Support: 13550 & 13300.
– ISAT, dengan daily (5700). RoE: -5.55%; PER: -42.94x; EPS: -132.73; PBV: 2.40x; Beta: 2.53. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 5325 – 5700, dengan target harga secara bertahap di level 6125 dan 6700. Support: 5325 & 5000.
– ITMG, dengan daily (12200) (RoE: 6.10%; PER: 17.50x; EPS: 723.04; PBV: 1.10x; Beta: 1.81): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada 11925 – 12200, dengan target harga secara bertahap di level 12400, 13250, 14125 dan 14975. Support: 11925 & 11525.
FOTO: TopBusiness
