Jakarta, TopBusiness—Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan RI (Kemendag) Didid Noordiatmoko, mengatakan bahwa koordinasi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, sangat perlu dalam menanggulangi dampak bencana, terhadap perekonomian masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat telah mengambil langkah-langkah mitigasi yang tepat, hingga penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak gempa,” kata Didid saat menyerahkan bantuan dari Kemendag terhadap korban bencana alam gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, pada akhir pekan kemarin.
Seperti ditulis dalam keterangan pers dari humas Kemendag, Didid mewakili Menteri Perdagangan RI M. Lutfi, menyalurkan bantuan “Kemendag Peduli” berupa 1.000 paket barang kebutuhan pokok (bapok) untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di beberapa daerah Sulawesi Barat. Didid Noordiatmoko menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis dan diterima oleh Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Barat Amir Maricar.
Menurut Didid, tugas utama Kemendag adalah memastikan produsen, pedagang, dan konsumen mengalami dampak seminimal mungkin dari bencana, terutama kelangkaan barang atau kenaikan harga bapok.
“Oleh karena itu, kami berusaha untuk dapat memberikan fasilitasi dan dukungan kepada seluruh pihak agar kondisi yang sulit ini dapat dihadapi bersama,” tandasnya.
