TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Mulai Masuki Jenuh Jual, Koleksi Saham Ini

Busthomi
5 April 2021 | 08:40
rubrik: Capital Market
Indeks Masuki Downtrend, Perhatikan Saham Ini

Ilustrasi pergerakan saham yang sedang memerah. FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya. Namun begitu, pelaku pasar tetap harus waspada dalam memilih saham.

Menurut M. Nafan Aji Gusta Utama, analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, IHSG berhasil ditutup menguat 0.43% di level 6011.46 pada perdagangan Kamis, 1 April 2021 lalu atau sebelum libur panjang. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, Stochastic mulai menunjukkan kondisi jenuh jual atau oversold.

“Namun untungnya, sudah mulai terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga ke depannya berpeluang menuju ke resistance terdekat,” kata Nafan dalam Binaartha Technical Research, Senin (5/4/2021).

Dengan kondisi tersebut, kata dia, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance minimum IHSG akan berada pada rentang 5940.99 hingga 6081.11

Berikut ini sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

– ASII, dengan daily (5350). RoE: 8.27%; PER: 13.72x; EPS: 399.11; PBV: 1.13x; Beta: 0.81. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 5200 – 5400, dengan target harga secara bertahap di level 5550, 5700, 5850, 6000, 6650 dan 7775. Support: 5000.

– BBCA, dengan daily (31125). RoE: 14.69%; PER: 27.95x; EPS: 1,111.93; PBV: 4.11x; Beta: 0.92. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish counterattack candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 30700 – 31200, dengan target harga secara bertahap di level 32175, 33200, 34050, 37600 dan 39050. Support: 30500 & 29000.

BACA JUGA:   Indeks Alami Tekanan di Akhir Sesi

– BBRI, dengan daily (4290). RoE: 9.33%; PER: 28.08x; EPS: 152.78; PBV: 2.62x; Beta: 1.47. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 4200 – 4290, dengan target harga secara bertahap di level 4480, 4760, 6050 dan 7350. Support: 4200 & 3775.

– BBTN, dengan daily (1725). RoE: 8.02%; PER: 11.30x; EPS: 152.61; PBV: 0.90x; Beta: 2.39. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 1700 – 1725, dengan target harga secara bertahap di level 1750, 2000, 2250, 2500 dan 2860. Support: 1695 & 1620.

– EXCL, dengan daily (2090). RoE: 1.94%; PER: 60.47x; EPS: 34.73; PBV: 1.17x; Beta: 1.01. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 2070 – 2090, dengan target harga secara bertahap di 2200, 2280, 2640, 3000 dan 3360. Support: 2010 & 1920.

– MAPI, dengan daily (745). RoE: -12.92%; PER: -15.12x; EPS: -48.63; PBV: 1.95x; Beta: 1.66. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 700 – 745, dengan target harga secara bertahap di level 780, 845, 1000 dan 1155. Support: 690.

FOTO: TopBusiness

Tags: ihsgpasar modalsaham
Previous Post

Kredit UMKM Bank BNI Tumbuh 14 Persen

Next Post

IHSG masih Bisa Rebound

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR