Jakarta, TopBusiness—Sehubungan dengan dampak Covid-19 ke pasar properti perkantoran, saat ini pengelola coworking space pun membidik perusahaan non-startup sebagai penyewa. Hal tersebut karena perusahaan startup yang sebelumnya menjadi penyewa, juga terdampak Covid-18, atau pun ada yang tutup.
Hal tersebut dikatakan oleh Senior Associate Director Colliers Indonesia, Bagus Adikusumo, dalam paparan riset pasar properti, yang berlangsung secara virtual hari ini.
Bagus mengatakan bahwa ada satu hal yang menyebabkan perusahaan non-startup meminati coworking space. Yakni karena pengelolanya banyak menawarkan fleksibilitas skema, kepada para penyewa. Hal tersebut tidak bisa ditemukan saat menyewa ruang kantor konvensional.
Dengan fleksibilitas tersebut, maka coworking space juga sekarang banyak digunakan perusahaan non-startup. “Terlebih lagi saat masa Covid-19,” Bagus berkata.
Penggunaan coworking space sebagai kantor satelit pun, Bagus menambahkan, semakin menjadi suatu tren.
Dalam kesempatan yang sama, Senior Associate Director Colliers Indonesia, Ferry Salanto, mengatakan bahwa pasar coworking space akan menguat pada masa mendatang. Demikian pula dengan tren remote office.
“Hal-hal tersebut sudah tentu akan berpengaruh kepada peta properti perkantoran di masa mendatang,” papar Ferry.
