Jakarta, TopBusiness – PT United Tractors Tbk (UNTR) sepertinya bakal kian masif dalam mengembangkan bisnisnya di tahun ini, kendati masih di tengah pandemic Covid-19. Terutama akan dilakukan penguatan di beberapa sektor tambangnya.
Untuk itu, perseroan pun tak tanggung-tanggung bakal mengucurkan belanja modal atau capital expenditure (capex) di 2021 ini mencapai US$ 290 juta atau jika mengutip Bloomberg Jumat siang ini, kurs di angka Rp14.585/USD atau setara 4,22 triliun.
Hal ini seperti disampaikan oleh Direktur Finance and Accounting UNTR, Iwan Hardiantoro dalam acara konferensi pers virtual usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Jumat (9/4/2021).
“Untuk [capex] tahun ini, sejalan dengan mulai membaiknya kondisi bisnis, kita pikir UT akan spend lebih besar lagi di tahun ini yakni sebesar US$ 290 juta,” jelas Iwan.
Sebelumnya di tahun lalu, sebut dia, pihak UNTR dalam mengucurkan belanja modal pada 2020 cukup efisien. Penyerapan capex tersebut tercatat sekitar US$ 162 juta. Sebagian besar digunakan untuk kebutuhan di kontrak pertambangan (mining contracting) dan untuk pengembangan di tambang emas Martabe, Tapanuli, Sumatera Utara.
Adapun untuk tahun ini, lanjut Iwan, akan dibagi dalam dua bagian. Dengan rinciannya, sebesar US$ 143 juta bakal dialokasikan untuk melanjutkan mining contracting. Terutama memang, terkait hal ini perseroan bakal melakukan pembelian mesin-mesin baru.
Adapun untuk bagian selanjutnya masih untuk pengembangan tambang emas Martabe tersebut sekitar US$ 120 juta. Dalam hal ini, dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan processing plant atau pabrik pengolahan.
Sejauh ini, processing plant milik UNTR kapasitas maksimumnya mencapai 6 juta ton. “Dengan capex tahun ini, akan kita coba tingkatkan menjadi 6,5 juta ton kapasitas,” terang Iwan dengan menambahkan, perseroan juga bakal mengalokasikan belanja modal untuk pembangunan infrastruktur pada 2021 ini.
FOTO: Tambang emas Martabe, Sumatera Utara yang dikelola PT United Tractors Tbk. (Istimewa)
