TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jelang Ramadhan, BI Sebut Ada Perbaikan Kinerja Penjualan Eceran

Busthomi
12 April 2021 | 11:59
rubrik: Ekonomi
Jelang Ramadhan, BI Sebut Ada Perbaikan Kinerja Penjualan Eceran

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) mengindikasikan perbaikan kinerja penjualan eceran secara bulanan pada Februari 2021. Indeks Penjualan Riil (IPR) Februari 2021 tumbuh -2,7% (mtm) membaik dibandingkan dengan -4,3% (mtm) pada Januari 2021.

Responden menyampaikan bahwa perbaikan tersebut didorong oleh permintaan masyarakat yang meningkat saat HBKN Imlek dan libur nasional. Perbaikan terjadi pada sebagian besar kelompok barang, seperti Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, dan Suku Cadang dan Aksesoris.

Demikian seperti disebutkan dalam Siaran Pers Bank Indonesia (BI), terkait ‘Survei Penjualan Eceran Februari 2021: Perbaikan Penjualan EceranDiprakirakan Berlanjut pada Maret 2021’, yang disampaikan Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Senin (12/3/2021).

Berdasarkan hasil SPE, responden memprakirakan peningkatan kinerja penjualan eceran berlanjut pada Maret 2021. “Hal itu tercermin dari IPR Maret 2021 yang diprakirakan tumbuh 2,9% (mtm), sejalan dengan permintaan masyarakat yang meningkat di tengah cuaca yang mendukung,” tegas dia.

Hal ini didukung informasi BMKG bahwa rata-rata curah hujan dalam kisaran menengah (50-150 mm) dan telah melewati puncak musim hujan. Seluruh kelompok mencatatkan kinerja penjualan yang meningkat, terutama Kelompok Barang Lainnya, termasuk Subkelompok Sandang, serta Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi tercatat tumbuh positif.

Secara tahunan, penjualan eceran diprakirakan membaik dan tumbuh sebesar -17,1% (yoy) dari sebelumnya -18,1% (yoy). Perbaikan terjadi pada hampir seluruh kelompok komoditas yang disurvei, terutama Kelompok Barang Lainnya, termasuk Subkelompok Sandang, Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, dan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi.

Sementara dari sisi harga, responden memprakirakan tekanan inflasi pada 3 bulan mendatang (Mei 2021) relatif stabil, sementara pada 6 bulan mendatang (Agustus 2021) menurun.

BACA JUGA:   Pelaku Pasar Komoditas Khawatir

“Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) 3 bulan yang akan datang (Mei) sebesar 156,4, stabil dari bulan sebelumnya, ditopang oleh perkiraan pasokan yang cukup dan distribusi yang lancar,” katanya.

Di sisi lain, IEH 6 bulan yang akan datang (Agustus) sebesar 141,7, lebih rendah dari 153,5 pada bulan sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh permintaan yang relatif rendah pasca-HBKN dan distribusi barang yang lancar.

FOTO: Istimewa

Tags: bank indonesiainflasiRamadhansuvei penjualan eceran
Previous Post

Strategi Investasi Tanah dari Pakar Properti

Next Post

Sentra Vaksinasi Bersama BUMN Berubah Jadwal selama Bulan Puasa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR