TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kantongi idAA-, Potensi Bisnis Elnusa Masih bisa Melemah

Busthomi
13 April 2021 | 13:57
rubrik: Capital Market
Elnusa Anggarkan Belanja Modal Rp 1,4 T

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat ‘idAA-‘ terhadap PT Elnusa Tbk (ELSA) dan peringkat ‘idAA-(sy)’ untuk Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2020. Outlook untuk peringkat perusahaan tersebut adalah “stabil”.

Berikut berdasar keterangan pers PT Pefindo yang diterima media, di Jakarta, dikutip Selasa (13/4/2021).

Disebutkan, obligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan, dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya.

“Namun, tanda ‘kurang (-)’ menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan. Akhiran (sy) memiliki makna peringkat mempersyaratkan pemenuhan prinsip syariah,” terang keterangan tersebut.

Meski begitu, dengan peringkat tersebut, tetap mencerminkan sinergi bisnis yang kuat dengan PT Pertamina (Persero), posisi perusahaan yang kuat serta adanya diversifikasi pendapatan di bisnis jasa pendukung minyak dan gas (migas), dan kondisi keuangan perusahaan yang kuat.

“Hany saja, peringkat dibatasi oleh volatilitas di sektor migas serta eksposur perusahaan terhadap risiko investasi,” katanya.

Peringkat dapat juga dinaikkan apabila ELSA secara signifikan dapat memperkuat posisi bisnisnya, ditunjukkan oleh pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan, dengan tetap mempertahankan rasio struktur modal yang konservatif dan proteksi arus kas perusahaan yang kuat secara berkelanjutan.

“Sebaliknya, peringkat pun dapat diturunkan jika ELSA agresif membiayai ekspansi usahanya dengan utang dalam jumlah yang lebih besar dari yang diproyeksikan, yang dapat melemahkan ukuran-ukuran struktur permodalan dan proteksi arus kasnya, tanpa dikompensasi oleh kinerja bisnis yang lebih kuat, dan apabila dalam pandangan kami ada penurunan atas dukungan dan kepemilikan dari induk usaha kepada perusahaan.”

BACA JUGA:   Kondisi Keuangan Aman, Pefindo Ganjar PLN Insurance ‘idBBB+’

Tak hanya itu, peringkat ELSA juga dapat tertekan jika wabah COVID-19 berkepanjangan dan berdampak buruk secara signifikan pada operasi bisnis perusahaan. Adanya kemungkinan biaya jasa yang lebih rendah akibat penurunan harga migas, sehingga secara signifikan berdampak negatif terhadap pendapatan, arus kas, dan/atau profitabilitas perusahaan juga dapat memicu adanya penurunan peringkat.

Elnusa sendiri didirikan pada bulan Januari 1969. ELSA bergerak di sektor jasa hulu migas terintegrasi, jasa penunjang hulu migas, dan jasa logistik dan distribusi terkait dengan sektor hilir migas.

PT Pertamina (Persero), sebagai perusahaan milik negara di sektor migas terbesar di Indonesia, merupakan pemegang saham utama perusahaan dengan kepemilikan sebesar 41,1% saham pada akhir tahun 2020. Saham Perusahaan lainnya dimiliki oleh Dana Pensiun Pertamina (14,9%) dan lainnya (44,0%, termasuk publik dengan kepemilikan masing-masing di bawah 5%).

FOTO: Istimewa

Tags: bisnis migaselnusapefindoperingkat utang
Previous Post

Ada Alat Ukur Dampak Iklan, Basisnya Cloud

Next Post

39 Miliar Saham Konversi Smartfren Sudah Tercatat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR