Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Kamis (15/04/2021) di Bursa Efek Indonesia memiliki tren peningkatan poin.
Tim riset samuel sekuritas Indonesia dalam website samuel.co.id, di Jakarta, menyebutkan tren kenaikan IHSG hari ini.
Bursa Amerika ditutup beragam semalam. DJIA menguat 0,16% menjadi 33.730, sedangkan S&P 500 (-0,41%) dan Nasdaq (-0,99%) keduanya menurun. Pasar menunjukkan pergerakan positif, sejalan dengan ekspektasi positif investor terhadap laporan kinerja 1Q21 sektor perbankan yang diperkirakan akan dirilis bulan ini. Di pasar komoditas, harga minyak WTI naik 4,2% menjadi USD 62,7/barel, disusul emas (+ 0,19% menjadi USD 1.736 / t oz).
EIDO naik 2,17% pada akhir perdagangan kemarin (14/4), sementara IHSG juga naik 2,07% menjadi 6.050 dengan BBCA, BBRI, ASII sebagai top leading mover. Net buy asing di pasar reguler tercatat Rp 305,7 miliar. Tiga saham dengan pembelian asing neto terbesar di pasar reguler adalah BBCA (Rp 309 miliar), ANTM (Rp 69,3 miliar), dan BBRI (Rp 59,3 miliar), sedangkan penjualan asing neto terbesar dicatat BMRI (Rp 119,5 miliar), diikuti ARTO (Rp 25,6 miliar), dan BBNI (Rp 22,1 miliar). Sepanjang sepekan (Senin-Rabu), IHSG melemah 0,29% dengan akumulasi net jual asing di pasar reguler mencapai Rp 692,5 miliar.
Sebanyak 5.747 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia kemarin (Selasa: 6.349), dengan 5.656 pasien sembuh (Selasa: 5.702) dan 124 orang meninggal dunia (Selasa: 126). Dengan bertambahnya kasus baru tersebut, total kasus COVID-19 yang ditemukan di Indonesia kini mencapai 1.583.182 kasus dengan rasio kasus tertutup 93,2% per 14 April (13 April: 93,1%).
Penjualan mobil di Indonesia tumbuh 10,54% yoy di bulan Maret 2021 (sebelumnya: -38.2%). Kami percaya bahwa pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh pelonggaran Pajak Barang Mewah (PPnBM). Tahap pertama kebijakan ini akan berjalan hingga Mei 2021, dengan potongan pajak hingga 100%. Tahap kedua akan berlangsung dari bulan Juni hingga September 2021 (potongan pajak 50%), dan tahap ketiga (Oktober-Desember 2021), potongan pajak akan dikurangi menjadi 25%.
“Kami perkirakan IHSG akan terus menguat hari ini, sejalan dengan kembalinya investor asing ke pasar saham Indonesia. Hal lain yang ditunggu investor hari ini adalah rilis data neraca perdagangan Indonesia bulan Maret 2021, dengan konsensus mengharapkan surplus USD 1,64 miliar (sebelumnya: USD 2,01 miliar) dan peningkatan ekspor / impor 11,7% / 6,0% ( sebelumnya: 8,6% / 14,9%),” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
