Jakarta, TopBusiness—Pada pagi ini, William Mamudi merekomendasikan sejumlah saham untuk ditambahkan ke portofolio investasi. Dan satu di antara itu adalah saham perusahaan properti: Summarecon Agung (SMRA).
Dalam riset hariannya, analis saham dari Samuel Sekuritas tersebut menjelaskan bahwa saham SMRA yang kemarin ditutup seharga Rp 980 per lembar, berpotensi bergerak naik. Investor direkomendasikan TP (take profit/menjual) saat saham tersebut mencapai Rp 1.020.
“Untuk level cutloss (menjual rugi—red.), direkomendasikan saat saham SMRA menyentuh level Rp 965,” katanya.
Selain SMRA, William pun merekomendasikan tiga saham lain. Yakni: BWPT (Eagle High Plantations), SIMP (Salim Ivomas Pratama), serta WIIM (Wismilak Inti Makmur).
Adapun rincian untuk harga terakhir,TP, dan cutloss, untuk tiga saham tersebut adalah: BWPT (Rp 121-Rp 126-Rp 116), SIMP (Rp 550-Rp 590-Rp 510), serta WIIM (Rp 1.010-Rp 1.150-Rp 970).
Bagaimana dengan prediksi IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan)? William mengulas bahwa saat kemarin ditutup pada 5993, indeks tersebut masih melanjutkan tekanan turun dari level resisten 6100.
“Level support (prediksi titik terendah) adalah 5900,” katanya.
