Jakarta-Thebusinessnews. PT Hero Supermarket Tbk ( HERO ) mengalami kerugian sepanjang semester 1 2015 sebesar Rp 32 Miliar. Hal itu lebih disebabkan banyaknya barang persedian yang tidak sesuai dengan data tertulis.
Direktur Independen PT Hero Supermarket Tbk, Arief Istanto menyatakan pihaknya melakukan pengecekan fisik terhadap persedian barang atau stock opname secara menyeluruh. Hasilnya terdapat kehilangan sehingga menyumbang kerugian.
“ Selama ini belum pernah kita melakukan stock opname secara total, begitu kita lakukan itu ditemukan perbedaan antara persedian awal dan akhir nah itu dihitung kerugia. “ terang dia, di Jakarta, Jumat,18 September 2015.
Namum ia mengakui saat ini, pihaknya telah melakukan perbaikan perbaikan. Langkah yang dilakukan dengan mengikuti Standar operating prosedur (SOP ) dan mengawasi pelaksaannya. (AZ)