TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dugaan Penggunaan Alat Rapid Test Bekas, Kimia Farma Dukung Penuh Pihak Berwajib

Busthomi
28 April 2021 | 13:00
rubrik: GCG
Dugaan Penggunaan Alat Rapid Test Bekas, Kimia Farma Dukung Penuh Pihak Berwajib

Jakarta, TopBusiness – PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melalui cucu usahanya yaitu PT Kimia Farma Diagnostik, saat ini tengah melakukan investigasi bersama dengan pihak aparat penegak hukum.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan sepenuhnya terhadap proses penyelidikan oknum petugas layanan Rapid Test Kimia Farma Diagnostik Bandara Kualanamu yang diduga melakukan tindakan penggunaan kembali alat Rapid Test Antigen tersebut.

“Kita mendukung sepenuhnya investigasi yang dilakukan oleh pihak berwajib terhadap kasus tersebut,” ungkap Adil Fadhilah Bulqini, Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostik, dalam keterangannya yang diterima media, Rabu (28/4/2021).

Menurut dia, tindakan yang dilakukan oleh oknum pertugas layanan Rapid Test Kimia Farma Diagnsotik tersebut sangat merugikan Perusahaan dan sangat bertentangan dengan Standard Operating Procedure (SOP) perusahaan serta merupakan pelanggaran sangat berat atas tindakan dari oknum pertugas layanan Rapid Test tersebut.

“Apabila terbukti bersalah, maka para oknum petugas layanan Rapid Test tersebut akan kami berikan tindakan tegas dan sanksi yang berat sesuai ketentuan yang berlaku,” ancam Adil.

“Kimia Farma juga memiliki komitmen yang tinggi sebagai BUMN Farmasi terkemuka yang telah berdiri sejak zaman Belanda, untuk memberikan layananan dan produk yang berkualitas serta terbaik,” sambug dia.

Selain itu, langkah penegakan hukum juga untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta terus melakukan evaluasi secara menyeluruh dan penguatan monitoring pelaksanaan SOP di lapangan, sehingga hal tersebut tidak terulang kembali.

FOTO: Istimewa

BACA JUGA:   Kimia Farma Beri 3.000 Paket Sembako dan 2.000 Menu Berbuka untuk Anak Yatim, Dhuafa, dan Pensiunan di Ramadhan Ini
Tags: alat rapid test bekaskasus hukumKimia Farma DiagnostikPT Kimia Farma Tbk
Previous Post

Gandeng Industri Smelter, Pelindo I Terus Genjot Kinerja Kuala Tanjung PIE

Next Post

Ini Indikator Pemulihan Ekonomi RI Kian Nyata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR