Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum Tirta Bangka terus-menerus melakukan perubahan ke arah perbaikan agar tercipta visinya yaitu menjadikan salah satu perusahaan daerah air minum unggulan yang mandiri dan profesional. Karenanya, manajemen menekankan dan membudayakan nilai rasa memiliki perusahaan kepada seluruh staf dan karyawan.
Saat sesi tanya-jawab dan pendalaman materi presentasi dalam ajang penjurian TOP BUMD Awards 2021, yang berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom meting online, di Jakarta, Senin (03/05/2021). Direktur Perumda Air Minum Tirta Bangka, Suhendra, menyatakan bahwa inovasi berkarakter harus dimiliki oleh sumber daya manusia atau SDM atas dasar rasa mempunyai perusahaan.
“Yang jelas ke depan, ketika perusahaan ini ingin baik atau sehat mesti ditumbuhkan rasa memiliki. Artinya, PDAM ini’ kan bukan pegawai negeri. Kita ‘kan perusahaan. Gaji harus dari usaha kita sendiri sehingga harus melakukan inovasi,” katanya.
Dikatakan, semua bagian apa-pun ketika masuk ke perusahaan ini harus mempunyai rasa memiliki bahwa ini adalah milik kita, rumah kita. Jadi ketika mau besar, maka kita sendiri dengan melakukan hal itu. “Insya Allah mempunyai rasa tanggung jawab. Kalau itu dilakukan maka kerja tak asal-asalan,” ungkap dia.
Dengan para staf dan pegawai telah tertanam rasa memiliki perusahaan, maka timbul kerja dengan ikhlas dan profesional yang didasari rasa integritas. Sehingga, dalam menghadapi kendala di lapangan, terkhusus pengaduan pelanggan dapat teratasi.
Dia lantas memberikan penjelasan dengan cara bagaimana tim teknis menghadapi keluhan pelanggan. “Keluhan masyarakat berkurang, sebab 24 jam baik mau siang maupun tengah malam apa-pun, kita lakukan layanan. Kepuasan pelanggan ini yang kita cari. Artinya, dia belum mengadu kita masuk terlebih dahulu. Setiap bagian apa-pun ketika ke lapangan harus menyampaikan apa keluhan masyarakat, khususnya pelanggan,” papar dia.
Dalam cara penyelesaian pun diharapkan dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya dan sedini mungkin. Pasalnya, kondisi geografi yang relatif kecil mampu dicapai para tim teknis di lapangan. “Karena wilayah kita kecil paling jauh sekitar 10 kilo. Jadi setiap hari teman-teman di lapangan, dua orang teknis. Jadi ketika ada laporan dan dilaporan kita secara online. Nah itu biasanya masuk. Kita ada yang namanya WA Group didistribusi di situ. Jadi begitu kita menyampaikan maka 10 menit mereka sudah ada di lokasi,” ungkap dia.
Dia menambahkan, saat ini perusahaan memiliki beberapa SDM yang berkualitas. Seperti, ahli kimia, perencanaan hingga orang-orang panel listrik dan las. Sehingga, dapat menciptakan nilai efisiensi ketimbang harus bekerja sama dengan pihak ketiga.
“Misalnya, SDM yang ahli di bidang kimia. Dia bisa memakai bahan kimia sesuai dengan dosis dan sesuai dengan air yang dibutuhkan,” katanya.
Tak lupa, perusahaan pun melakukan peningkatan kompetensi pegawai atau SDM melalui Pendidikan dan pelatihan pegawai.
