Selasa (22/9) malam ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Malam Penghargaan Kebudayaan 2015 di Taman Ismail Marzuki.
Pada Penghargaan Kebudayaan tahun ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan penghargaan kepada sejumlah individu atau kelompok maupun institusi yang telah konsisten berkiprah di dunia kebudayaan.
“Selain itu juga Kemendikbud akan memberikan penghargaan pada 43 tokoh yang telah berkontribusi terhadap kebudayaan, dan juga empat tokoh lainnya yang sudah lebih dulu menerima penghargaan tanda kehormatan yang diberikan Presiden Joko Widodo,” tutur Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Kacung Marijan.
Kacung Marijan menjelaskan, tokoh-tokoh tersebut diberikan penghargaan dalam berbagai kategori.
Pada kategori pertama yaitu kategori pencipta, pelopor dan pembaru diberikan kepada 11 pegiat kebudayaan. Kacung Marijan memberikan penekanan bahwa dalam kategori ini tidak benar jika hanya berbicara tentang warisan budaya,
“Inovasi dalam budaya kontemporer juga patut kita apresiasi,” tegasnya.
Kategori kedua ialah kategori pelestari yang diberikan kepada 10 pelestari budaya. Serta kategori ketiga adalah kategori anak dan remaja yang dianugerahkan kepada lima anak berbakat.
Selain ketiga kategori tersebut kata dia, terdapat pula penghargaan maestro seni tradisi yang dianugerahkan kepada lima orang maestro seni. Terdapat pula empat kategori baru yang dihadirkan dalam Penghargaan Kebudayaan Tahun 2015 yakni, kategori pemerintah daerah, kategori media, kategori komunitas, dan kategori perorangan asing 2015.
Selain itu, akan diberikan pula penghargaan kepada para penerima Satyalancana Kebudayaan. Adapun penghargaan yang diberikan berupa sertifikat, pin emas, serta sejumlah uang.
Dari profil penerima penghargaan terdapat intisari yang bisa ditarik yakni penerima penghargaan kebudayaan menunjukkan bahwa koridor kebudayaan meski bergerak dari hulu ke hilir, dari yang sifatnya modern, kontemporer, bahkan yang bersifat global, dari seluruh penjuru nusantara, semua mencair untuk membentuk semangat persatuan. (TEGUH)
