TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PDAM Tirta Deli akan Merevitalisasi Aset

Agus Haryanto
7 May 2021 | 21:26
rubrik: Event
PDAM Tirta Deli akan Merevitalisasi Aset

Jakarta, TopBusiness – Manajemen PDAM Tirta Deli Kab. Deli Serdang mengakui bahwa masih ada aset-aset yang kurang produktif, sehingga membukukan return on equity atau ROE  minus 13,13 persen. Pasalnya, secara standar akuntansi aset itu harus dihitung dan dicatatkan dalam kategori penyusutan.

Sehubungan dengan hal tersebut, perusahaan akan bekerjasama dengan kantor akuntan publik (KAP) agar dapat merevaluasi aset sehingga dapat meningkatkan kinerja keuangan.

Dihadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2021, Direktur PDAM Tirta Deli, Batara Imbrahdjaya Nasution, ketika sesi pendalaman materi presentasi, yang berlangsung secara jaringan zoom meeting online, di Jakarta, Jumat (07/5/2021), mengakui bahwa ROE ini dalam kondisi setelah pajak.

“Return on equity kita minus 13,sekian. Memang kita akui dari segi keuangan masih minus dari segi ROE, pengembalian daripada modal. Sebab banyak aset kita itu yang tak terpakai. Tapi tetap kita hitung didalam  pembukuan penyusutannya,” ungkap dia, saat sesi pendalaman materi presentasi.

Batara mengakui, ada potensi kenaikan kinerja keuangan apabila aset-aset dapat dioptimalkan. “Nah apabila aset-aset tadi kami keluarkan. Kami sebenarnya masih plus. Jadi aset kami yang terlalu besar sampai Rp 85 miliar. Dimana 85 miliar ini hanya 60-70 persennya saja yang hanya bisa diproduktivitaskan. Akibatnya, aset ini tetap harus hitung walaupun tetap mangkrak,” ungkap dia.

Agar aset-aset perusahaan dapat dioptimalkan, sehingga dapat memberikan nilai yang bagus bagi laporan keuangan dan tidak lagi menjadi beban bagi perusahaan itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan Kerjasama yang baik dengan KAP agar nilai-nilai aset dapat diposisikan dan dipergunakan dengan seoptimal mungkin.

Aset-aset perusahaan yang tak dapat difungsikan bisa direvitalisasi sehingga menjadi nilai tambah bagi perusahaan.

BACA JUGA:   Pemilu Tinggal Menghitung Hari, Kolaborasi Puluhan Organ Relawan AMIN dan GAMA Bergabung Satukan Barisan

 “Karena ini peninggalan dari tahun 89 dan sebagainya. Jadi ini tetap terhitung sama kami. Nah sekarang kami sedang merevitalisasi aset-aset kembali. Saya sudah mengundang teman-teman dari akuntan publik untuk bagaimana merekondisi kembali aset-aset ini. Mana yang perlu kami pulihkan, mana yang perlu kami masukkan di bagian lain-lain, dan tidak masuk ke dalam laba-rugi dari perusahaan,” papar Batara. 

Meski kondisi kinerja keuangan masih belum sebaik kinerja lainnya, manajemen menilai masih lebih baik. Sebab, tertutupi oleh aspek kinerja lainnya, seperti layanan, aspek operasional hingga sumber daya manusia atau SDM.

Menurut Batara, sejatinya dalam menilai sebuah perusahaan tak hanya terlihat dari satu aspek, semisal, aspek keuangan. Tapi, masih ada penilaian lain yang masih dapat dibanggakan.

Dikatakan dia, sebenarnya kinerja perusahaan ini ‘kan berdasarkan beberapa aspek. Seperti, aspek keuangan yaitu aspek rentabilitas dan aspek likuiditas. Satu lagi, aspek pelayanan.  Ketiga aspek operasional, dan keempat aspek SDM.

“Nah dari keempat aspek ini, aspek keuangan inilah yang minus. Nah tiga aspek yang lain dalam keadaan bagus. Jadi apabila ditotal otomatis yang minus tadi bisa ditutupi. Jadi secara keseluruhan, kinerja itu boleh dikatakan masih sehat. Karena ini dinilai dari empat aspek. Aspek ketiganya tadi sangat bagus menutupi aspek keuangan,” kata Batara.  

Masih menurut Batara, secara total perusahaan mendapapt nilai 3,8. Aturan dalam BPSPAM itu 0-1,98 berkategori sakit. 1,98-2,80 itu kurang sehat. 2,81-4 itu sehat. “Itu kategorinya. Ini sudah baku diterapkan oleh BPKP sebagai aspek cakupan kinerja,” pungkas dia.

Foto: Dokumentasi TopBusiness

Previous Post

Hutama Karya Dukung Kebijakan Larangan Mudik Lebaran 2021

Next Post

Kredit Investasi Dominan, BPR Bank Daerah Karanganyar Dipuji Juri TOP BUMD Awards 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR