TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hutama Karya tetap Siaga Optimalisasi Opresional Tol

Albarsyah
17 May 2021 | 09:06
rubrik: BUMN
Hutama Karya tetap Siaga Optimalisasi Opresional Tol

Jakarta, TopBusiness – Momen Hari Idulfitri atau hari lebaran biasanya dirayakan dengan berkumpul  bersama keluarga tercinta di kampung halaman.

Menjelang momen ini pula masyarakat di  Indonesia identik dengan melakukan budaya mudik atau pulang ke kampung halaman. Namun,  pandemi Covid-19 yang menghantam seluruh masyarakat di dunia, termasuk Indonesia  mengakibatkan budaya mudik perlu dihentikan untuk sementara waktu guna mencegah mutasi  virus Covid-19 dan meningkatnya angka penularan di kampung halaman. 

Tahun ini, tepat dua tahun sudah momen Hari Raya Idulfitri yang dirayakan di tengah pandemi Covid-19 dan adanya pelarangan mudik. Momentum mudik sebelumnya menjadi momen yang ditunggu-tunggu pada saat lebaran, kini mudik justru dapat mengancam  kesehatan orang yang dicinta di kampung halaman, alih-alih mengobati rasa rindu justru dapat  berpotensi menyebarkan virus yang mematikan.

Tak hanya bagi masyarakat khususnya di perantauan yang tidak dapat pulang kampung, lebaran  di tengah masa larangan mudik juga menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas jalan tol  khususnya di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang dikelola oleh PT Hutama Karya (Persero)  (Hutama Karya). Hutama Karya tetap siaga memberikan pelayanan optimal bagi seluruh pengguna jalan tol yang diperbolehkan melintas, meskipun kondisi lalu lintas jalan tol tidak  seramai biasanya akibat peniadaan mudik. 

Hal ini juga membuat para petugas jalan tol yang tidak dapat mudik merayakan hari lebaran  tidak dengan keluarga namun bersama tim cabang tol masing-masing. Mereka bukan sekedar  menahan rindu kepada orang yang dicinta dan sanak keluarga di kampung halaman demi  pelayanan optimal di JTTS, tetapi juga demi kelancaran alur logistik yang mendistribusikan  kebutuhan pokok dari masyarakat antar kota bahkan provinsi maupun kendaraan darurat seperti  kendaraan pemadam kebakaran hingga ambulans.

BACA JUGA:   Info Terkini: Trafik Libur Panjang Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus di JTTS Periode 14 Mei 2026

Salah satu dari sekian orang yang harus merayakan hari lebaran di jalan tol ialah Branch  Manager Jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, Yoni Satyo. Tiga  tahun sudah Yoni tidak kembali ke kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat sejak  dioperasionalkannya Ruas Tol Terpeka. Yoni memilih untuk tetap menetap memastikan  kelancaran jalan tol yang dikelola bahkan sebelum adanya larangan mudik. “Iya, kalau dibilang  kangen, kangen sudah pasti. Tiap hari video call sama keluarga di kampung. Tapi saya yakin  mereka pun mengerti dengan tugas saya disini,” tutur Yoni.

Biasanya pada saat momen mudik, pengoperasian jalan tol akan lebih padat dan sibuk dari hari hari biasa mengingat trafik kendaraan yang melintas akan naik secara drastis, sehingga membutuhkan perhatian ekstra dalam menghadapinya.

Strategi-strategi rekayasa lalu lintas pun akan dilakukan di momen-momen tertentu apabila dibutuhkan, belum lagi kejadian tidak terduga dari pengguna jalan seperti mobil mogok atau bahkan yang tiba-tiba menepi  dikarenakan penumpang mengalami mabuk perjalanan membuat tim cabang tol seringkali  harus standby dengan melakuka patroli di sepanjang jalan tol dan tidak dapat merasakan lebaran di rumah bersama keluarga.

Khususnya di momen pandemi saat ini, selain mendukung  arahan pemerintah untuk tidak mudik, mereka juga memastikan pengoperasian jalan tol tetap  berjalan dengan lancar, memastikan pengoperasian rest area aman terkendali dan juga titik-titik penyekatan agar tidak terjadi antrian pada saat diperiksa dan pastinya memastikan protokol  kesehatan tetap berlaku di sepanjang jalan tol dan rest area.

Sementara itu, di ujung JTTS tepatnya di Kota Serambi Mekkah, terdapat Ari Wibowo, petugas  operasional yang juga tak dapat merayakan hari lebaran di kampung halamannya yakni di  Palembang, Sumatera Selatan.

BACA JUGA:   RNI Bersiap Laksanakan Musim Giling Tebu 2021

Ia yang sehari-hari bertugas di Cabang Tol Sigli – Banda Aceh  (Sibanceh) pun masih harus siaga hingga hari raya tiba. “Sebelum saya mendapat penugasan  ke Aceh, saya merupakan bagian petugas operasi di Ruas Palembang – Indralaya. Setelah  sibanceh mulai dioperasikan, barulah saya dipindahkan ke aceh. Ini tahun kedua saya tidak  dapat lebaran bersama keluarga. Walau sedih, namun saya bangga karena dapat mengabdikan  diri bagi kelancaran konektivitas di Aceh melalui jalan tol ini, dan mendapatkan pengalaman  baru lebaran bersama teman-teman operasional disini,” terang Ari.

Kehadiran JTTS dari Lampung hingga Aceh bukan hanya sebagai jalan bebas hambatan yang  memangkas waktu tempuh dalam berkendara ke daerah tujuan, tetapi memiliki peranan penting  sebagai akses pendistribusian barang-barang untuk berbagai daerah.

Pada prinsipnya, Hutama  Karya mendukung sepenuhnya arahan dari Pemerintah terkait larangan mudik. Namun,  Hutama Karya tetap siaga memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan yang masih  diperbolehkan melintas. Sementara penyekatan akan tetap dilakukan oleh pihak kepolisian dan  Dinas Perhubungan daerah setempat di beberapa titik di JTTS yang berlokasi di Gerbang Tol  (GT) Bakauheni Selatan di Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, GT Simpang Pematang dan  GT Kayu Agung di Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung dan di Akses  GT Dumai di Ruas Pekanbaru – Dumai dengan pengguna jalan harus menunjukan surat dengan  keterangan negatif berbasis tes Rapid Antigen/Swab PCR/GeNose C19.

Peraturan pembatasan kendaraan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan No.  13 Tahun 2021 mengenai kendaraan yang boleh beroperasi pada tanggal (06/05) hingga (17/05)  diantaranya yaitu: Kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia,  Kendaraan Dinas Operasional dengan tanda nomor kendaraan bermotor dinas Aparatur Sipil  Negara, Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang  dilakukan untuk dinas, Kendaraan pemadam kebakaran, ambulans dan mobil jenazah,  Kendaraan yang digunakan untuk keperluan mendesak non mudik seperti bekerja atau

BACA JUGA:   Hutama Karya Gapai Penghargaan BIM Internasional

perjalanan dinas, Kendaraan barang dengan tidak membawa penumpang, Kendaraan yang  mengangkut repatriasi pekerja imigran indonesia, WNI terlantar serta pelajar yang berada di  luar negeri, dan operasional lainnya berdasarkan pertimbangan lalu lintas.

Sebagai tambahan informasi, tercatat dari tanggal (12/05) hingga (14/05) kemarin, sebanyak  total 186.536 kendaraan melintas di JTTS. Total kendaraan tersebut merupakan akumulasi dari  Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu  Agung, Ruas Palembang – Indralaya, Ruas Medan – Binjai, Ruas Sigli – Banda Aceh Seksi 3  & 4. Sementara untuk arus balik, Hutama Karya memprediksi lonjakan lalu lintas akan terjadi  pada tanggal (16/05) dimana kegiatan perkantoran akan kembali dimulai esok harinya.

Hutama Karya menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar dapat mematuhi ketentuan  dan tata tertib yang berlaku di jalan tol, serta memastikan menggunakan satu kartu Uang  Elektronik (UE) hanya untuk satu kendaraan pada sistem tertutup, memastikan kecukupan  saldo UE sebelum melintas di jalan tol. Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo UE,  dapat menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh Hutama Karya dimana  didalamnya terdapat fitur Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE,  melaporkan ke Call Centre masing-masing Cabang Tol apabila terjadi tindak kejahatan yang  ada di jalan tol maupun rest area serta mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan  membatasi diri untuk keluar rumah apabila tidak ada keperluan yang mendesak.

Previous Post

Kementerian PUPR Bangun Rusun TNI di Gorontalo

Next Post

Buntut Kasus Antigen Bekas, Seluruh Direksi KF Diagnostika Dipecat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR