Jakarta, TopBusiness – Dengan terjadinya Covid-19 yang telah menginjak usia satu tahun ini, bagi PT BPR BKK Kota Pekalongan sebagai lembaga keuangan di Kota Pekalongan tetap fokus dan bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan perekonomian, serta pertumbuhan secara keseluruhan baik itu, sosial serta juga budaya.
Walaupun ada penurunan selama masa pandemi ini, tetapi BPR Pekalongan ini tetap memberikan perhatian khusus agar perekonomian Kota Pekalongan tetap bisa eksis, perhatian lembaga keuangan ini kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Pada masa Pandemi ini BPR Kota Pekalongan ini tetap memberikan perhatian kepada UMKM dalam pengucuran kredit, pada tahun 2018 kucuran kredit sebesar Rp 19.337 miliar, tahun 2019 sebasar Rp 22.931 miliar.
Sedangkan penghimpunan dana masyarakat dalam bentuk tabungan pada tahun 2019 dapat terhimpun sebesar Rp 1.5 miliar, sedangankan tahun 2020 terhinpun sebanyak Rp 3.004 miliar.
Ada beberapa varian dan item bentuk tabungan yang diluncurkan BPR Pekalongan ini seperti: Tamades, Tabunganku, Tabungan Wajib, Simpanan Pelajar, Simpanan Hari raya, Deposito Berjangka.
Semenatara itu ada beberapa varian pada penyaluran kredit seperti: kredit modal kerja bagi UMKM, kredit bagi pengusaha, kredit bagi pedagang, kredit bagi perindustrian, kredit investasi, kredit konsuftif serta juga kredit Mikro BKK(KMB).
Dalam rangka pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah, tentunya dalam masa pandemi ini pelayanan dalam masa kenormalan baru ini bisa terus membangun perekonomian masyarakat dan juga tetap menjaga Prokes dengan ketat sekali.
E-Colektor salah satu aplikasi apik yang dilansir oleh BPR BKK Pekalongan, dengan pola jemput bola bagi seluruh nasabah dimasa pandemic ini sangat memberikan dukungan penuh kepada seluruh nasabah dalam melakukan transaksi perbankan.
Ditegaskan Direktur Utama PT BPR BKK Pekalongan, Rasito, kepada dewan juri Top BUMD 2021 yang diselengarakan majalah Top Business melalui jaringan Zoom antara Jakarta dan Pekalongan. “Aplikasi E-Colektor ini sangat memberikan dukungan penuh kepada seluruh nasabah, para nasabah tidak perlu antri ke loket-loket kami serta cabang kami, akan tetapi kami lah pihak BPR yang langsung jembut bola kepada nasabah”, tegas Rasito.
