TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BPR Tanah Laut tengah Berjuang untuk Tekan NPL

Agus Haryanto
14 June 2021 | 22:39
rubrik: Event
BPR Tanah Laut tengah Berjuang untuk Tekan NPL

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Perkreditan Rakyat Tanah Laut atau BPR Tanah Laut tengah berjuang untuk bisa terbebas dari laju kredit bermasalah sebagai dampak pandemi Covid-19 dan kondisi alam yang kurang bersahabat.

Saat sesi pendalaman materi presentasi yang mengangkat judul Tantangan Badai Persaingan dan Pandemi Covid-19, Direktur Utama BPR Tanah Laut, Suprapto, mengakui bahwa pihaknya kini dihadapkan pada masalah peningkatan laju kredit bermasalah atau non performing loan (NPL).  

“Saat ini, yang jelas untuk kredit UMKM itu hampir sekitar 300 orang yang kita relaksasi, dan itu berakhir sampai Oktober 2021. Dan saat ini yang sudah jatuh tempo ada beberapa orang dan memang karena kondisi belum stabil. Yang habis relaksasi pun sebagian besar belum bisa bayar,” kata dia, dihadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2021, yang berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom meeting online, di Jakarta, Senin (14/06/2021).

Dalam kondisi ketidakpastian sebab pandemi Covid-19 tersebut, perseroan mengakui bahwa telah mengakibatkan terjadinya peningkatan laju NPL. “Sehingga terus terang di bulan Mei ini, untuk NPL sendiri agak sedikit meningkat dibandingkan periode sebelumnya, karena sebagian yang sudah kami relaksasi, ternyata setelah berakhir masa relaksasi masih belum baik juga rupanya. Jadi untuk saat ini, NPL Itu sendiri yang total per bulan Mei kemarin sudah hampir 10 persen untuk porsi gross-nya. Itu sudah termasuk yang sudah kita relaksasikan,” ungkap dia.

Dalam konteks seperti itu, perseroan berkomitmen untuk mengendalikan laju NPL sehingga sesuai dengan harapan Otoritas Jasa Keuangan. “Untuk tahun ini kami fokusnya memperbaiki kinerja di NPL sehingga sumber daya yang kami miliki kami fokuskan untuk penyelesaian NPL dan pencegahan NPL,” ujarnya.

BACA JUGA:   Dihajar Pandemi, PT PIR Tetap Mampu Bukukan Kinerja Mentereng

Dia menjelaskan asal-muasal kenapa terjadi penguatan atas NPL. Selain, akibat belum stabilnya kondisi ekonomi sebab faktor pandemi yang berkepanjangan. Pun diperparah lagi dengan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi di awal tahun di Kalimantan Selatan.

“Memang kebetulan ini rata-rata di Kalsel adalah akibat pandemi yang diperparah lagi, di awal tahun 2021. Kita diterjang di salah satu daerah Kalsel terkena dampak banjir. Kami mendapat musibah banjir di awal tahun kemarin, cukup besar setelah daerah hulu sungai adalah Tanah Laut sehingga dampaknya saat ini mulai kita rasakan, khususnya di sektor pertanian yang berdampak akibat kejadian banjir kemarin,” papar Suprapto.

Dia menyebutkan beberapa sektor usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM yang menjadi sasaran perseroan dalam ekspansi kredit, seperti sektor pertanian, perdagangan, perikanan dan perkebunan.  “Relaksasi terus kami lakukan, cuma tampaknya pandemi ini masih belum bisa meberikan dampak positif, ada beberapa costumer kita yang masih belum mampu melakukan kewajibannya,” katanya, lagi.

Ditambahkan Suprapto, bahwa pihaknya juga berusaha untuk melakukan pendampingan dan pembinaan bagi para UMKM agar bisa bertahan di tengah situasi yang sulit. Perseroan melakukan pembinaan dalam usaha mengimplementasikan sosialisasi edukasi dan inklusi keuangan dan perbankan.

“Pasti, jadi kami pembinaanya bekerjasama dengan dinas perdagangan untuk melakukan pelatihan-pelatihan UMKM yang ada di Kabupaten Tanah Laut. Jadi kami pembinaan untuk sektor keuangan, adalah manajemen keuangan, sehingga BPR dilibatkan. Jadi biasanya kami dalam bulan ini saja sudah tiga kali melakukan kegiatan sosialisasi itu. Jadi karena BPR Tanah Laut itu diberikan tugas untuk menyampaikan materi manajemen keuangan kepada UMKM di Tanah Laut, khusus, di perdagangan,” pungkas dia.

Previous Post

Perumda Air Minum Tirta Ayu, BUMD Air Minum Terbaik Provinsi Jawa Tengah

Next Post

Kontribusi Bank Daerah Gunungkidul, dari Grebek Pasar Hingga Dukung Visi Presiden

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR