Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Selasa (15/6/2021) berpotensi bangkit kembali.
Dalam laman samuel.co.id, tim peneliti Samuel Sekuritas Indonesia, di Jakarta, berjudul Menanti Rilis Data Neraca Perdagangan, menyatakan, “IHSG kami perkirakan akan dapat pulih dengan harapan rilis data neraca perdagangan sesuai ekspektasi,” demikian tertulis.
Semalam bursa AS ditutup variatif. Dow Jones turun 0,25%, S&P 500 naik 0,18% dan Nasdaq 0,74%. Investor merotasi saham-saham cyclical yang sensitif terhadap perubahan kondisi ekonomi ke saham-saham teknologi. Indeks S&P mencetak rekor tertinggi, setelah sempat di zona negatif sepanjang perdagangan. Enam saham teknologi terbesar ditutup positif membawa Nasdaq mendekati penutupan tertinggi sepanjang waktu.
Pelaku pasar menanti hasil rapat The Fed yang akan diumumkan pada Kamis 01.00 dini hari waktu WIB.
Sementara itu, beberapa bursa utama Asia ditutup variatif kemarin. Hang Seng +0,4%, Kospi +0,1%, Nikkei +0,7%, dan Shanghai -0,6%. IHSG sendiri ditutup melemah 0,25% ke level 6.080,4 dengan net buy asing sebesar Rp 308,2 miliar di pasar reguler. Pembelian bersih asing tertinggi dicetak saham BBRI (Rp 256,6 miliar), sementara penjualan bersih asing tertinggi terjadi pada BBTN (Rp 37,9 miliar).
Pemerintah kembali memperpanjang kebijakan PPKM Mikro hingga tanggal 28 Juni 2021. Rilis data hari ini, dari dalam negeri akan merilis data ekspor (sebelumnya: +51,9% yoy), impor (sebelumnya: +29,9% yoy), serta neraca perdagangan (sebelumnya: USD 2,19 miliar) bulan Mei 2021. Sementara nanti malam akan merilis data penjualan ritel AS bulan Mei-2021 (sebelumnya: +0.0% mom; cons: -0.7% mom).
Sebanyak 8.189 kasus baru COVID-19 diumumkan di Indonesia pada Senin (14/6) (-17% setiap hari) dengan 6.143 pasien sembuh (tingkat pemulihan 91,2%) dan 115.197 kasus aktif. Hingga saat ini, Indonesia telah mencatat total 1,92 juta kasus COVID-19.
Update vaksinasi nasional: Per Senin (14/6), vaksin dosis pertama telah diberikan kepada 20,4 juta orang (+265.111 per hari) atau setara dengan 11,2% dari target (181,5 juta). Sementara itu, dosis kedua telah diberikan kepada 11,6 juta orang (+47.419 setiap hari).
Pagi ini indeks Nikkei dibuka dan dibuka di zona positif +0.9%, begitu juga dengan Indeks Kospi +0.2%.
Foto: Rendy MR
